31.273 UMKM daftar di sabakota 

9
aplikasi Sabakota
Sebanyak 31.273 pelaku UMKM telah terdata di aplikasi Sabakota. Mereka mengikuti Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) Kementrian Koperasi dan UKM.
“Hingga Selasa (2/10) siang ada 31.273 pelaku UKM yang mendaftar secara online. Datanya masih akan bertambah setiap hari karena waktu pendaftaran masih dibuka,” kata Kepala Bidang UKM Kota Tangerang Katrina Iswandari.
Seperti diketahui pendataan pelaku UKM program BPUM dilakukan secara online melalui
web sabakota.tangerangkota.go.idatau fitur Sabakota di aplikasi Tangerang LIVE.
“Meski dilakukan secara online namun antusias masyarakat yang mendaftar tetap banyak. Hal tersebut terlihat dari jumlah yang tercatat setiap harinya sejak pertama kali dibuka,” katanya.

Sebelumnya Wali Kota Tangerang Arief R.Wismansyah meminta pelaku UMKM yang belum mengikuti pendataan dalam program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari pemerintah pusat untuk melakukan pendataan melalui http://sabakota.tangerangkota.go.id.

“Di aplikasi kita itu sudah terdata 94.419 UMKM ini hasil pendataan dan verifikasi Disperindagkop-UKM  bersama kelurahan dan kecamatan, jadi pendataan di aplikasi itu untuk yang belum saja,” papar Arief.

Dijelaskan Wali Kota dari 94 ribu UMKM yang sudah terdata  sekitar  61 ribu telah menerima bantuan secara langsung dari Pemerintah Pusat.

“Jadi ada kurang lebih 33 Ribu yang ternyata memang belum menerima dan ini yang sedang kita proses usulkan ke pemerintah pusat dan kita berharap masih ada yang belum terdata mereka menyampaikan data nya lagi,”.

“Masyarakat yang belum terdata untuk menyampaikan datanya semua secara online melalu aplikasI Sabakota,” ujarnya. (Adit)

Kriteria Penerima Bantuan BPUM

1.       Pelaku usaha berdomisili dan melaksanakan usahanya di Kota Tangerang

2.       Diperuntukan bagi pelaku usaha mikro dengan kriteria :

a.       Modal usaha dibawah Rp 50.000.000,-( selain tanah dan bangunan). Sewa toko/ruko, peralatan,barang dagangan jika dijumlahakan apabila diatas Rp 50.000.000,- maka tidak termasuk usaha mikro

b.      Penghasilan setahun dibawah Rp 300.000.000,-

3.       Jenis usaha obyek pendataan/pemutakhiran data meliputi :

a.       Pangan (Kuliner/makanan siap saji,/PKL dan makanan dalam kemasan)

b.      Fashion/Konveksi (Toko/produsen pakaian)

c.       Kerajinan (Alas kaki/handycraft berbahan logam/kayu/kulit/limbah)

d.     Toko/warung/kelontong/apotek/toko herbal/elektronik)

e.      Pendidikan (lembaga kursus/bimbel)

f.        Otomotif (Bengkel/toko sparepart/aksesoris)

g.       Agrobisnis (Pertanian/perkebunan/peternakan)

h.      Jasa laundry/jasa kurir/jasa kecantikan dan jasa lainnya.(Adit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.