DPRD Berikan Rekomendasi LKPJ Tahun 2018

12
DPRD Berikan Rekomendasi LKPJ Tahun 2018,(adit/katakota.com)
lebaran

Katakota.com, -DPRD Kota Tangerang memberikan rekomendasi dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tangerang tahun 2018 pada rapat paripurna Jumat (5/4).

Wakil Ketua DPRD, Pontjo Prayogo mengatakan, LKPJ merupakan refleksi capaian kinerja pembangunan daerah yang difokuskan kepada pencapaian target kinerja pembangunan daerah. Hasil pembahasan pansus LKPJ berupa rekomendasi yang disampaikan kepada Kepala daerah berupa catatan-catatan strategis yang berisikan saran dan masukan.

Rekomendasi yang disampaikan meliputi berbagai urusan diantaranya urusan pendidikan, menurutnya, Pendidikan di Kota tangerang merupakan aspek penting dalam kehidupan dan merupakan kebutuhan dasar yang menjadi skala prioritas pembangunan. Salah satu catatan dalam aspek pendidikan adalah perlu ditingkatkan akses yang lebih baik dalam Penerimaan Siswa Baru (PSB) terutama di server atau aplikasi agar akses masyarakat jadi lebih cepat dan mudah.

“Hal ini diindikasikan kurangnya sosialisasi tentang regulasi PSB, Maka hal tersebut menjadi perhatian khusus agar tak terjadi permasalahan yang sama di tahun sebelumnya,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2018 kepada DPRD dalam rapat paripurna pada Rabu (13/3)

Walikota menjelaskan capaian kinerja selama periode tahun 2013-2018 yang terangkum dalam 15 sasaran indikator kinerja mulai dari kemandirian keuangan daerah, peningkatan kinerja birokrasi, kemudahan perijinan, pendidikan, kesehatan, pelayanan publik berbasis teknologi informasi, layanan transportasi hingga kepariwisataan dan masih banyak lagi.

“Dari segi birokrasi kita dapat WTP dan AKIP. Kemudian lewat Program Tangerang Cerdas indeks pendidikan mencapai 72,87 poin. Kesehatan mencapai 79,12 poin dan untuk pelayanan publik sudah ada 123 layanan perijinan online,” ujar Walikota.

Dari segi infrastruktur, Pemkot Tangerang telah melakukan pengendalian banjir dengan membangun pusat-pusat pengendalian banjir sehingga 31 titik banjir telah teratasi. Selain itu juga melibatkan partisipasi masyarakat dengan pembuatan sumur resapan air serta pembuatan biopori.(dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.