Fraksi-DPRD Sampaikan Pandangan Umum Raperda Pelaksanaan APBD 2019

3
Suasana rapat paripurna DPRD Kota Tangerang/ist

Fraksi-fraksi DPRD memberikan pandangan umum terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2019.


Salah satunya disampaikan oleh fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya  Sumarti.


Dikatakan berkaitan dengan kemampuan fiskal daerah telah mengalami grafik yang meningkat setiaptahunnya dalam mewujudkan kemampuan anggaran.
namun tingkat kemandirian ekonomi daerah Kota Tangerang masih memiliki ketergantungan terhadap pemerintah pusat, hal ini dibuktikan dengan masih besarnya alokasi dana yang bersumber dari transfer daerah 52.61 persen dalam APBD tahun 2019.


“Kami meyakini keberhasilan suatu daerah dalam menyelenggarakan otonomi daerah sejatinya adalah terwujud kemandirian ekonomi daerah yang tak tergantung pusat,” 


“Daerah harus mampu kedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih dengan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya kamis (25/6).


Kemudian PDI Perjuangan memandang  pelaksanaan APBD tahun 2019 belum dirasa maksimal dalam menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat Kota Tangerang secara umum.


“Catatan bagi kami pertama tingkat pertumbuhan ekonomi tahun 2019 hanya 4,31 persen turun dari dibanding tahun 2018 mencapai 6,32 persen. 


Sebelumnya Walikota Tangerang Arief R.Wismansyah dalam keterangannya menyampaikan tiga buah Raperda dalam rapat paripurna DPRD Rabu (25/6). 

Arief menjelaskan bahwa ia beserta jajarannya telah merealisasikan penerimaan pendapatan daerah pada tahun 2019 sebesar 4,27 triliun yang termaktub di dalam Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019.

“Bahwa pada tahun 2019, Pemerintah Kota Tangerang telah menerima pendapatan daerah sebesar 4,27 triliun atau sebesar 95,18 persen dari total anggaran yang telah ditetapkan,” sebut Wali Kota.

Kemudian Arief menambahkan, dibandingkan dengan tahun 2018 maka terdapat peningkatan sebesar 7,71 persen atau senilai 306,08 miliar.

Dihadapan para anggota dewan, Arief juga menyampaikan hasil pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang.

“Selama tahun anggaran 2019, Pemkot Tangerang telah melaksanakan pembangunan diberbagai aspek seperti 8,3 KM pembangunan jalan kota, 104,9 KM pembangunan drainase, 144,9 M pembabgunan jembatan, 371 unit pembangunan rumah tidak layak huni dan lain sebagainya,” papar Arief.

Arief menambahkan, pada sektor kesehatan terdapat 347.747 penduduk yang dibiayai iuran kesehatannya. Untuk sektor pendidikan 184 sekolah baik SMP negeri dan swasta yang telah menerima BOP dan 9.291 siswa kurang mampu yang menerima program Tangerang cerdas.

Selain Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019, masih ada dua Raperda yang disampaikan yakni Raperda tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Nomor 16 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum serta Raperda Tentang Ketahanan Pangan.(did)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.