GP Ansor Kota Tangerang Kecam Donald Trump

9

Tangerang, Katakota.com — GP Ansor Kota Tangerang kecam pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menyebut dan mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan akan memindahkan kantor Dubesnya di Kota Suci tersebut.

Langkah Presiden Donal Trump yang mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan Duta Besar dari Tel Aviv ke Yerusalem merupakan tindakan pembangkangan serta penghinaan terhadap kesepakatan proses perdamaian di negara-negara Arab serta menimbulkan masalah baru yang tidak adil bagi rakyat Palestina, demikian ditegaskan oleh Ajat Sudrajat selaku kordinator aksi damai, Tangerang, Jumat (15/12).

“Karena perjanjian untuk mengakhiri perang dengan mengakui keberadaan Negara Israel dan Palestina dalam Revolusi PBB Nomor 242 dan 338 yang isinya mencakup kewajiban Israel meninggalkan wilayah Palestina yang direbutnya pada perang 1967. Namun hal ini bertolak belakang dengan apa yang dilakukan oleh Donal Trump,” imbuhnya.

Tindakan Donald Trump bukan hanya tidak disukai oleh Palestina, namun dapat menimbulkan reaksi serta ketegangan, kecaman dunia dari negara-negara Arab, Eropa, Asia, Amerika, Afrika sehingga mengakibatkan masalah kemanusiaan yang serius.

“Konflik yang terjadi di Palestina dan Israel merupakan konflik kemanusiaan yang saat ini masih dalam proses perdamaian, namun Pernyataan presiden Donald Trump dengan mengakui Yerussalem sebagai ibu kota Israel merupakan langkah buruk dan dapat memperparah konflik yang terjadi di kawasan timur tengah,” tegasnya kepada Katakota.com.

Tindakan ini juga akan mengakibatkan meningkatnya sentimen keagamaan masyarakat dunia dalam memandang konflik antara Palestina dan Israel. Keterlibatan Amerika dalam konflik Palestrna dan Israel dapat meningkatkan radikalisme di Negara-negara muslim termasuk lndonesia, akan ada banyak gerakan-gerakan anti barat, anti Amerika yang dapat menjadi celah penyebab kebencian terhadap Agama lain.

“Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) yang setia dengan amanat Undang-undang Dasar 1945 akan tetap konsisten dalam mendorong upaya perdamaian dunia dan menolak segala bentuk penjajahan yang ada di atas Dunia.”

GP Ansor pun mengecam pernyataan tersebut dan meminta Donald Trump membatalkan pernyataannya yang mengakui Yerusaslem sebagai ibu kota Israel.

GP Ansor juga mendesak pemerintah Republik Indonesia dalam hal ini DPRD dan Pemerintah Kota Tangerang untuk membuat surat penolakan yang ditunjukkan kepada DPR RI dan Presiden RI terhadap pengakuan Amerika yang menyatakan Yerussalem adalah Ibu Kota Israel dan juga mendukung kemerdekaan Palestina dan mendorong pemerintah Indonesia untuk melakukan Diplomasi yang Iebih serius dalam mencegah Israel melanggar perjanjian perdamaian.

“Kami menyerukan kepada Masyarakat Indonesia khususnya umat Islam tidak terpancing oleh provokasi yang mengatasnamakan agama terkait konflik di Palestina. GP Ansor menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mendo’akan agar konflik yang terjadi di kawasan timur tengah segera berakhir.

 

Penulis.       : Roy

Editor.         : Qy

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.