Kuartal I 2018, Harga Properti Nasional Meningkat

1
Rumah.com Property Index (RPI) mencatat median harga properti residensial secara nasional berada di titik 104,7 pada kuartal I 2018.

Jakarta, Katakota.com — Portal properti di Indonesia, Rumah.com, melalui Rumah.com Property Index (RPI) mencatat median harga properti residensial secara nasional berada di titik 104,7 pada kuartal I 2018. Median harga 104,7 adalah sebuah peningkatan sebesar 1,06 persen dibandingkan kuartal yang sama 2017, namun penurunan dibandingkan kuartal sebelumnya (kuartal IV 2017) yang berada di angka 105,6.

Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan, menjelaskan dalam satu tahun terakhir, pasar properti nasional telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Namun, indeks belum bisa mencapai titik tertinggi sejak 2015, yakni 105,9, yang terjadi pada kuartal I 2016.

Penurunan indeks harga properti residensial nasional pada kuartal pertama 2018 dipengaruhi penurunan yang terjadi di sejumlah provinsi padat hunian di Indonesia. Jakarta turun sebesar 0,39 persen pada kuartal I  2018, sementara Banten mengalami penurunan 1,8 persen, dan Jawa Timur turun 2,1 peren.

Pasar properti residensial di Jawa Barat tetap stabil. indeks Jawa Barat berada pada titik 107,3 atau naik sebesar 1,3 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Jawa Tengah juga mengalami kenaikan indeks, yakni sebesar 0,6 persen.

“Sementara itu dari sisi suplai properti residensial secara nasional, berdasarkan Rumah.com Property Index mengalami kenaikan sebesar 6,8 persen pada kuartal I dibandingkan kuartal IV 2017. Secara tahunan, suplai properti residensial nasional mengalami peningkatan 8,1 persen,” ujar Ike menjelaskan.

Indeks suplai properti residensial tertinggi sejak 2015 tercatat pada kuartal III 2017, sebesar 146,7. Tren suplai properti residensial secara nasional dalam setahun terakhir bergerak fluktuatif namun stabil secara jangka panjang. Pasokan yang stabil dari pihak penjual mengindikasikan permintaan pasar masih relatif datar.

Country Manager Rumah.com, Marine Novita, menjelaskan RPI bisa menjadi solusi masalah transparansi data properti yang dibutuhkan oleh para pengembang maupun pencari hunian di seluruh Indonesia. RPI merupakan hasil analisis dari 400 ribu lebih listing properti yang diakses oleh 5,5 juta pengunjung setiap bulan.  “Mereka juga mengunjungi 17 Juta halaman properti kami setiap bulan,” katanya.

Dengan beragam teknik statistik, data dari 400 ribu lebih listing properti residensial di Rumah.com dikumpulkan dan dianalisis untuk menunjukkan pergerakan penentuan harga dari sisi suplai. Rumah.com Property Index menunjukkan optimisme penjual dan mengindikasikan level harga yang diharapkan oleh pemberi suplai residensial di pasar, yakni pengembang dan penjual perorangan.

Adanya kenaikan jangka pendek dalam indeks menunjukkan kecenderungan dalam sentimen. Dalam jangka panjang, Index mengindikasikan tahapan siklus properti yang sedang berlangsung.

Sumber    : Republika

Uploader  : Cecep R./Qy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.