Maknai Sumpah Pemuda, Perbedaan Bukan Menjadi Satu Masalah

13
Aksi teater yang diperankan oleh mahasiswa STISIP Yuppentek, Jumat (1/11/2019) malam.
lebaran

Katakota.com– Maknai sumpah pemuda dengan berbuat hal yang positif, seperti inilah yang dilakukan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik Yuppentek (STISIP).

Peringatan hari Sumpah Pemuda yang di adakan Badan Exekutif Mahasiswa (BEM) STISIP Yuppentek mengajak para pemuda untuk tetap bersatu dan menjadi pemuda harapan bangsa, demi terwujudnya cita-cita yang telah diamanatkan oleh para pendahulunya.

“Berbeda-beda suku bangsa namun tetap satu Indonesia, perbedaan yang menjadi satu ciri bangsa indonesia, tidak untuk di jadikan satu masalah, namun perbedaan yang ada harus kita jadikan satu keindahan dan warna bagi bangsa ini” Tutur Bambang Kurniawan Ketua. STSIP Yuppentek dalam sambutanya. Jumat, (1/11/19).

Aksi hiburan dari samsaka dan turut ikut serta rektor STISIP Bambang Kurniawan ikut bernyanyi bersama, (ccp/katakota.com)

Dalam sejarah bangsa Indonesia 91 tahun lalu para pemuda Indonesia telah berikrar dan berjanji untuk mempersatukan Indonesia yang beragam suku, bangsa dan bahasa. Atas dasar itulah pemuda dijaman milenial saat ini harus bisa menjaga persatuan dan kesatuan agar tetap utuh demi kemajuan bangsa.

“Dengan kita merayakan hari sumpah pemuda, semoga kita bisa menghargai segala jasa para pahlawan yang sudah bersusah payah dengan mengorbankan darah dan air mata demi Indonesia negara yang kita cintai ini” Harap Bambang.

Dalam rangkaian acara tersebut BEM Mahasiswa STISIP Yuppentek menampilkan Operet yang bertemakan Sejarah sumpah pemuda. (Ccp)

FREE DOWNLOAD MUSIK AND SOFTWARE
FREE DOWNLOAD MUSIK AND SOFTWARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.