Malas Bayar Pajak, Pengendara Terjaring Razia di Cikokol

5
Malas Bayar Pajak, Pengendara Terjaring Razia di Cikokol,(adit/Katakota.com)

Tangerang, Katakota.com– Samsat Cikokol bersama jajaran Polres Metro Tangerang menggelar operasi gabungan razia pajak kendaran bermotor di Jalan Jenderal Sudirman, Cikokol, Rabu (6/6).

Idham nurfitri arief, kasie penerimaan dan penagihan pajak UPT samsat cikokol mengatakan operasi ini rutin digelar oleh samsat untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak kendaraan bermotor.

“Kegiatan ini rutin digelar dua hinga empat kali sebulan. Operasi ini gabungan samsat cikokol dengan jajaran Polres Metro Tangerang,” ujar Idham.

Puluhan kendaran bermotor baik roda 4 dan roda dua diberhentikan petugas untuk diperiksa surat-suratnya.

“Kalau menunggak pajak, itu kita tilang. Tetapi bentuknya berita acara pernyatan untuk pembayaran pajak. mereka harus mengurus dan bayar 7 hari sejak penindakan,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata idham, Samsat hanya bisa melakukan penindakan berupa penahanan notice pajak pengendara.

“Penindakan tilang itu ada di polisi, kita hanya bisa memberi surat pernyataan dan menyita notice nya. Kalau perpanjangan ganti plat itu langsung kita arahkan ke samsat,” terangnya.

Razia gabungan ini dimulai sejak pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan melibatkan 12 petugas Samsat Cikokol dan 10 personel Satlantas Polres Metro Tangerang.

“Diharapkan dengan adanya razia ini ada peningkatan kesadaran masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor,” tutur Idham.

Selain itu, ia menerangkan program ini merupakan program dari Bapenda provinsi, Mulai dari Samsat Ciledug, Samsat BSD hingga Samsat Cikokol melakukan program ini.

Pada setiap operasi, disediakan juga mobil samsat keliling (Samling) yang melayani masyarakat apabila mereka mau langsung bayar tunggakan pajaknya.

“Intinya, kalau tidak langsung bayar, mereka kita berikan berita surat pernyataan untuk surat pembayaran pajak terhitung 7 hari sejak mendapat surat ini. Mereka bisa membayar dengan menunjukkan surat pernyataannya nanti di kantor Samsat,” tandas Idham.

Imam, salah seorang pengendara sepeda motor yang diberhentikan, mengaku sudah hampir empat tahun belum membayar pajak kendarannya.

“Memang sedikit malas ke kantor pajak, malas ngantri lama, makanya saya belum bayar-bayar pajak,” katanya.(Dit)

Tangerang,Katakota.com- Samsat Cikokol bersama jajaran Polres Metro Tangerang menggelar operasi gabungan razia pajak kendaran bermotor di Jalan Jenderal Sudirman, Cikokol, Rabu (6/6).

Idham nurfitri arief, kasie penerimaan dan penagihan pajak UPT samsat cikokol mengatakan operasi ini rutin digelar oleh samsat untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak kendaraan bermotor.

“Kegiatan ini rutin digelar dua hinga empat kali sebulan. Operasi ini gabungan samsat cikokol dengan jajaran Polres Metro Tangerang,” ujar Idham.

Puluhan kendaran bermotor baik roda 4 dan roda dua diberhentikan petugas untuk diperiksa surat-suratnya.

“Kalau menunggak pajak, itu kita tilang. Tetapi bentuknya berita acara pernyatan untuk pembayaran pajak. mereka harus mengurus dan bayar 7 hari sejak penindakan,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata idham, Samsat hanya bisa melakukan penindakan berupa penahanan notice pajak pengendara.

“Penindakan tilang itu ada di polisi, kita hanya bisa memberi surat pernyataan dan menyita notice nya. Kalau perpanjangan ganti plat itu langsung kita arahkan ke samsat,” terangnya.

Razia gabungan ini dimulai sejak pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan melibatkan 12 petugas Samsat Cikokol dan 10 personel Satlantas Polres Metro Tangerang.

“Diharapkan dengan adanya razia ini ada peningkatan kesadaran masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor,” tutur Idham.

Selain itu, ia menerangkan program ini merupakan program dari Bapenda provinsi, Mulai dari Samsat Ciledug, Samsat BSD hingga Samsat Cikokol melakukan program ini.

Pada setiap operasi, disediakan juga mobil samsat keliling (Samling) yang melayani masyarakat apabila mereka mau langsung bayar tunggakan pajaknya.

“Intinya, kalau tidak langsung bayar, mereka kita berikan berita surat pernyataan untuk surat pembayaran pajak terhitung 7 hari sejak mendapat surat ini. Mereka bisa membayar dengan menunjukkan surat pernyataannya nanti di kantor Samsat,” tandas Idham.

Imam, salah seorang pengendara sepeda motor yang diberhentikan, mengaku sudah hampir empat tahun belum membayar pajak kendarannya.

“Memang sedikit malas ke kantor pajak, malas ngantri lama, makanya saya belum bayar-bayar pajak,” katanya.(Dit)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.