Mengenal Aurellia, pembalap perempuan dari kota Tangerang

165
Aurelia Anjani Permata Wangi pembalap asal kota tangerang/istimewa

Aurelia Anjanie Permata Wangi (13) satu-satunya pembalap muda perempuan dari Kota Tangerang.  Sudah banyak prestasi yang diraihnya bahkan masuk 20 besar seleksi nasional menuju asia tahun 2019.

Bakatnya sudah terlihat sejak usia 6 tahun saat mengikuti latihan motor cross. Potensi yang dimiliki membuat owner tim Benteng Racing Tim yakni H. Arie Juliadi mengangkat sebagai anak sekaligus membinanya menjadi pembalap profesional.

Aurel menceritakan telah  menggeluti  balap roda dua  semenjak usia 6 tahun, awalnya turun di motor cross kemudian aurel memulai balapan road race di kelas mini GP.

“Awal di motor cross karena kelas wanita ga ada, penggabungan kelasnya juga terlalu berat lalu pindah ke balap road race,” ujarnya.

Aurelia Anjani Permata Wangi di lintasan balap/foto istimewa

Bakat Aurel semakin terasah, buktinya setiap perlombaan selalu naik podium 3 besar juara. Seiring prestasinya Aurel pun naik kelas yang lebih tinggi yakni 250 cc.

“Meskipun berada di urutan 20 besar namun akan terus berusaha mengikuti seleksi setiap tahunnya,” ujarnya.

Pembalap perempuan jumlahnya memang tak sebanyak pembalap pria namun hal tersebut tak menghalangi Aurel untuk terus berprestasi. Aurel bercita-cita tampil di MotoGP mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.

Cita-cita Aurel tak hanya mengharumkan nama baik bangsa namun juga Kota Tangerang, Begitu juga dia ingin membanggakan ayahnya yang bekerja sebagai pengemudi ojek online.

“Ingin terus berprestasi di balap motor meski pesaingnya pembalap pria,”  ujar dia Aurel yang kini sedang menimba ilmu balap di 43 racing school bersama pembalap nasional Ahmad Marta.

Aurelia Anjani Permata Wangi di berbagai event balap/istimewa

Menurutnya untuk pembalap perempuan. Di Asia saja baru ada dari Thailand yang sudah benar-benar siap bersaing dengan pembalap pria. Oleh karenanya Aurel terus belajar dari pengalaman serta belajar dari pelatih yang juga ayah angkatnya yakni Arie Juliadi.

“Perempuan harus bisa berprestasi dimanapun bakatnya, kebetulan saya di dunia balap motor yang mayoritas digeluti oleh pebalap pria,” tuturnya.(Adit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.