Mengenal Iman, Duta Pendidikan Banten Asal Kota Tangerang

68
Iman Maulana duta pendidikan Banten asal Kota Tangerang/ist

Iman Maulana warga Kota Tangerang peraih kategori berbakat dalam ajang duta pelajar tingkat provinsi Banten tahun 2019. Prestasinya membawanya mendapatkan beasiswa dari salah satu kampus di Tangerang.

Iman menceritakan awal mula keikutsertaannya dalam duta pelajar tingkat Provinsi Banten didasari kendala biaya di perguruan tinggi. Agar keinginannya menyelesaikan pendidikan dapat terealisasi Iman pun mengajukan permohonan beasiswa ke kampus.

“Saat itu pihak kampus menantang agar dapat mencetak prestasi minimal tingkat Kota,” ujarnya.

Iman pun mengikuti 3 ajang berbeda yang mengantarkannya meraih prestasi yakni juara 2 Dai internasional pada festival Al Azhom, kemudian tingkat nasionalnya adalah finalis 20 besar pemuda inspiratif Kemenpora dan Juara kategori berbakat duta pendidikan Banten tahun 2019.

“Akhirnya kampus memberikan beasiswa sampai selesai pendidikan,” ujar dia.

Kemudian sebagai duta pendidikan berbakat, Iman menampilkan Beatbox.

Beatbox adalah seni yang memfokuskan diri untuk membuat atau memainkan bunyi-bunyi seperti alat musik ritmis misalnya suara ketukan drum.

“Belajar beatbox sejak tahun 2012 saat itu masih di komunitas anak langit, beatbox menjadi sarana hiburan bagi yang mempelajarinya,” kata dia.

Sebelum menjadi Duta Pendidikan Banten, Iman Maulana menginsiasi pembentukan komunitas Pelajar Berbagi. Kehadirannya menjadi wadah pelajar tingkat SMP dan SMA yang ingin aktif dalam kegiatan sosial.

Iman menjelaskan Pelajar Berbagi didirikan pada Juni 2018, berawal dari kumpul-kumpul sesama pelajar, Iman tercetus membentuk wadah pelajar yang aktif dalam kegiatan sosial sehingga bermanfaat bagi lingkungan sekitar. 

“Daripada sekedar jalan-jalan dan kumpul-kumpul aja lebih baik aktif dengan kegiatan sosial, “ujar dia.

Dikatakannya, Pelajar Berbagi memiliki kepengurusan khusus pelajar dengan kegiatan terfokus aksi sosial dan menjadi penyalur donator kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Tujuan Pelajar Berbagi untuk mengembangkan jiwa sosial dan peduli pelajar terhadap sesame dengan semangat gigih berorganisasi dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi masyarakat,’kata dia.

Diawal pendiriannya, Pelajar Berbagi berhasil menghimpun bantuan kepada Riki Wahyudi yang mengidap kelainan syaraf. Kemudian juga kegiatan pemberian bantuan sembako kepada warga yang tidak mampu.

“Cara kami mengajak pelajar untuk donasi juga beragam salah satunya dengan berjualan es di hari minggu di Alun-Alun Ahmad Yani, “ ujarnya.(Adit) 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.