Mengenal sosok dan kerajaan bisnis Probosutedjo

10
Probosutedjo

Jakarta, Katakota.com — Adik Presiden Soeharto, Probosutedjo tutup usia pagi ini. Probosutedjo meninggal usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo karena mengidap kanker tiroid selama 20 tahun.

“Dengan berat hati, jam 07.00 WIB telah meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo,” kata anak almarhum, Rindang Sari Kurniawati Probosutedjo di rumah duka, Jakarta, Senin (26/3).

Dari buku Pak Harto, The Untold Stories, Probosutedjo juga dikenal sebagai sosok yang peduli pada dunia pendidikan dan pertanian. Sehingga, beliau aktif dalam mengembangkan bidang-bidang pertanian unggul di berbagai wilayah di Indonesia.

Semasa hidupnya, pria kelahiran Kemusuk, 1 Mei 1930 itu merupakan salah satu pengusaha sukses di Indonesia. Beliau terjun di dunia bisnis dengan mendirikan PT Setia Budi Murni pada tahun 1964. Lalu mendirikan PT Embun Emas.

Selain itu Probosutedjo juga mendirikan PT Mertju Buana pada 1968. Menyusul beberapa perusahaan lagi, yakni PT Garmak Motor yang bergerak di bidang keagenan mobil (1976), PT Cipendawa yang bergerak di peternakan ayam, PT Kedawung yang merupakan pabrik gelas terbesar di Asia Tenggara.

Selain di bidang bisnis, dia juga pernah menjadi Ketua Yayasan Menara Bhakti yang membawahkan Universitas Mertju Buana. Menjadi Ketua Umum Yayasan Universitas Wangsa Manggala, Yogyakarta. Juga menjadi Ketua Umum Yayasan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan.

Dalam berorganisasi, Probosutedjo membentuk Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) pada tahun 1976, dan juga pernah menjadi Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia (1982-1988).

Berkat upayanya tersebut, Prof Sri Edi Swasono menilai Probosutedjo adalah sosok ekonom dan pengusaha yang menjunjung kesejahteraan pribumi. “Dia pembela ekonomi pribumi, keberpihakan terhadap itu sangat lah tinggi,” jelasnya.

Sumber    : Merdeka.com

Uploader : Cecep R./Qy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.