Olahraga Teratur dan Perbanyak Asupan Kalsium Dapat Mencegah Keropos Tulang

8

Katakota- Osteoporosis merupakan kondisi saat kualitas kepadatan tulang yang terus beregenerasi dari waktu ke waktu menurun dan membuat tulang menjadi keropos serta rentan retak. Saat masih kanak-kanak, tulang kita tumbuh dan mampu memperbarui diri dengan cepat.

Spesialis penyakit dalam Siloam Hospital Lippo Village, dr Leny Puspitasari menjelaskan, secara perlahan, kepadatan tulang akan makin berkurang diantara usia 25 hingga 35 tahun dan akan turun sedikit-sedikit.

Menurutnya wanita dengan rentang usia diatas 50 tahun atau setelah monopose yang pada saat itu hormonnya telah berkurang. Sedangkan kepadatan tulang pada laki-laki berkurang sekitar usia 65 tahun.

“Memperbanyak melakukan aktivitas dan olahraga sejak dini dapat mencegah terjadinya osteoporosis. Selain itu juga dengan mengkonsumsi asupan kalsium, protein dan vitamin D yang dihasilkan dari sinar matahari,” ungkapnya saat seminar deteksi dini keropos tulang di Auditorium Siloam Hospital, Sabtu (16/12).

Ia menjelaskan beberapa faktor yang meningkatkan resiko osteoporosis, diantaranya adalah minuman bersoda, diet rendah kalsium, susah makan, memiliki beberapa penyakit seperti gondong dan diabetes serta banyak mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung steroid.

Dikatakannya, pada umumnya tidak terdapat tanda-tanda terjadinya osteoporosis di awal masa menurunnya kepadatan tulang. Namun beberapa kondisi berikut dapat menjadi gejala terjadinya osteoporosis, antara lain sakit punggung, postur tubuh bungkuk, menurunnya tinggi badan, lebih sering mengalami cedera atau keretakan tulang pada tulang belakang, pergelangan tangan, lengan, atau tulang pangkal paha.

“Diagnosis ditentukan dengan pemeriksaan semacam radiologi yang difoto pada tulang untuk melihat kepadatan tulang,” ucapnya

“Jika sudah terdiagnosis, maka mencegah agar tidak terjadi patah tulang dengan memperkuat otot-otot agar tidak mudah jatuh,” tandas Leny. (Adit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.