Pedagang Pulsa di Kota Tangerang Tolak Pembatasan Kartu Perdana

12
Para pedagang pulsa tolak pembatasan sim card,(adit/Katakota.com)

Tangerang, Katakota.com-Ratusan pedagang kartu perdana yang tergabung dalam Kesatuan Niaga Celuller Indonesia (KNCI) menggelar aksi demonstrasi di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (28/3).

Aksi tersebut menolak Peraturan Menteri Kominfo No 21/2017 mengenai registrasi kartu perdana berbayar. Mereka pun membakar 10.000 kartu perdana dari berbagai operator seluler.

Menurut Koordinator Aksi Aan Anwarudin, jika kebijakan tersebut terus diterapkan, maka sebanyak 3.000 pedagang kartu perdana di Kota Tangerang terancam bangkrut.

“Yang kami tolak ini adalah kebijakan yang membatasi kartu perdana, kalau itu ditetapkan usaha kami sebagai pedagang pulsa akan mati,” ujarnya.

Aan menjelaskan, pemasukan para pedagang konter lebih signifikan keuntungannya melalui penjualan kartu perdana, sebab penjualan pulsa tidak mampu memberikan keuntungan dan menutupi operasional outlet.

“Pengguna tetap diperbolehkan memiliki lebih dari 3 kartu perdana, akan tetapi untuk aktivasi selanjutnya wajib datang ke gerai resmi operator. Tentu hal ini membawa dampak yang sangat merugikan bagi kami,” kata Aan.

Seperti diketahui, salah satu aturan dalam regulasi tersebut yakni membatasi registrasi kartu perdana yang bisa dilakukan oleh pengguna secara mandiri hanya terbatas sebanyak 3 kartu perdana pada setiap operator untuk 1 NIK. (Dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.