Pelihara Kerukunan Umat Beragama, Ini Anjuran Menag Bagi Penceramah

4
Pelihara Kerukunan Umat Beragama, Ini Anjuran Menag Bagi Penceramah

Jakarta, Katakota.com — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyerukan beberapa poin acuan terkait ceramah di rumah ibadah. Ini ditujukan bagi para penceramah demi menjaga persatuan, meningkatkan produktivitas bangsa, merawat kerukunan umat, dan memelihara kesucian tempat ibadah.

“Pertama ceramah disampaikan oleh yang memiliki pemahaman dan komitmen pada tujuan utama diturunkannya agama. Kedua berdasarkan pengetahuan keagamaan yang memadai. Dan ketiga disampaikan kalimat baik, pantas, terbebas dari umpatan juga kebencian,” tulis Menag Lukman dari hasil presentasi Ditjen Bimas Kemenag, Selasa (10/7).

Poin selanjutnya, ceramah di tempat ibadah wajib bernuansa mendidik, mencerahkan secara spritiual, dengan materi berupa nasihat dan pengetahuan mengarah pada kebaikan.

“Materi yang disampaikan tidak bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” jelas Menag Lukman.

Lewat ceramah di rumah ibadah, Menag Lukman menekankan bahwa ceramah tidak boleh bersifat SARA, memecah kerukunan. Selain itu, utamanya ceramah tidak bermuatan penghinaan dan penodaan yang mengandung provokasi.

“Tidak boleh juga bermuatan kampanye politik praktis, promo bisnis, dan harus tunduk pada ketentuan hukum berlaku terkait siar keagamaan dan rumah ibadah,” terang dia.

Kementerian Agama menyerukan hal tersebut ditujukan kepada, satu para penceramah agama, dua pengelola rumah ibadah, dan ketiga kepada umat beragama.

Sumber   : Merdeka.com

Uploader  : Cecep R./Qy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.