Pembatasan Akses Dicabut, Medsos Kembali Normal

7
lebaran

Jakarta, Katakota.com — Guna mencegah penyebaran berita hoax terkait aksi 22 Mei 2019, pemerintah memutuskan membatasi akses ke media sosial (medsos). Namun, kini pemerintah telah mencabut batasan tersebut.

“Situasi kerusuhan sudah kondusif sehingga pembatasan akses fitur video dan gambar pada media sosial dan instant messaging difungsikan kembali,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.

Diperkirakan medsos sudah bisa berjalan normal lagi sekitar pukul 14.00-15.00 WIB. Meskipun sudah difungsikan kembali, Menkominfo mengimbau agar pengguna selalu menggunakan medsos untuk membagikan konten yang baik.

“Saya mengajak semua masyarakat pengguna media sosial, instant messaging maupun video file sharing untuk senantiasa menjaga dunia maya Indonesia digunakan untuk hal-hal yang positif. Ayo kita perangi hoaks, informasi yang memprovokasi seperti yang banyak beredar saat kerusuhan,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk memperlambat upload video dan foto untuk menghindari penyebaran berita bohong di masyarakat. Supaya tidak terkena dampak, banyak pengguna medsos mencoba menggunakan VPN.

Padahal, VPN gratis yang terinstal di perangkat seluler pengguna berpotensi membahayakan informasi pribadi pengguna. Oleh karena itu, Kominfo mengimbau pengguna untuk segera menghapusnya.

“Kementerian Kominfo mengimbau agar pengguna telepon seluler atau gadget dan perangkat lain segera menghapus pemasangan (unistall) aplikasi virtual private network (VPN) agar terhindar dari risiko pemantauan, pengumpulan hingga pembajakan data pribadi pengguna,” kata Kominfo dalam keterangannya, Sabtu (25/5/2019).

 

Sumber : Inews.id

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.