Penanganan Banjir Masih Jadi Prioritas

8
Penanganan Banjir Masih Jadi Prioritas,(adit/katakota.com)

Tangerang, Katakota.com—Pemerintah Kota Tangerang mengalokasikan Rp 33 miliar untuk mengatasi banjir. Anggaran tersebut akan direalisasikan pada perubahan APBD yang sedang dibahas bersama DPRD Kota Tangerang.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, penanganan banjir masih menjadi skala prioritas Pemkot Tangerang. Sebab penanganan persoalan banjir harus dilakukan secara berkelanjutan guna meminimalisir dampak dan kerugian yang ditimbulkan akibat banjir.

“Dana yang dibutuhkan tahun ini sebesar Rp 33 miliar untuk dua kegiatan yaitu 11 miliar untuk pusat-pusat pengendali banjir dan turap sebesar Rp 22 miliar,” ujar Arief saat menyampaikan Nota Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Tangerang, Selasa (06/08).

Dikatakan Arief, dalam menangani persoalan banjir, pihaknya akan membangun turap di 13 kecamatan pada kali dan saluran sungai untuk menanggulangi air limpasan dan longsor.

Sedangkan untuk pusat-pusat pengendali banjir lokasi kegiatannya dititikberatkan kepada beberapa lokasi yang perlu peningkatan sistem pengendali banjir yaitu di Kecamatan Periuk, Kecamatan Karang Tengah, Kecamatan Larangan, dan Kecamatan Tangerang.

Diakui Arief, Pemkot Tangerang telah berhasil mengatasi titik-titik banjir dimana dari 31 titik lokasi banjir tinggal dua titik yang tengah diselesaikan tahun ini, yakni di Kelurahan Periuk dan Kelurahan Uwung Jaya.

“Program penanggulangan banjir dilaksanakan melalui pembangunan sarana drainase, pembangunan turap, pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan, konversi sungai,” katanya.

Arief menambahkan, kondisi banjir yang masih banyak terlihat saat ini adalah merupakan titik genangan.

“Kedepannya akan ditangani melalui pembangunan drainase dan sumur resapan atau sumur injeksi,” ucapnya

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Hapipi mengatakan, DPRD Kota Tangerang bertekad menyelesaikan pembahasan raperda APBD Perubahan 2019 ini tanpa harus melimpahkan ke DPRD periode selanjutnya.

“Kita berkeinginan APBD Perubahan 2019 ini, termasuk dua raperda sebelumnya selesai pada periode kita juga,” kata Hapipi.(dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.