Pencapaian Vaksinasi Hingga Disiplin Masyarakat Jadi Faktor Kota Tangerang Level 1 PPKM

2
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan Kota Tangerang Banten masuk level 1 PPKM berdasarkan asesment situasi COVID-19 Kementrian Kesehatan per 26 Oktober 2021.

Dikatakannya untuk transmisi komunitas tingkat 1, kasus konfirmasi COVID-19 tercatat 1,10 persen dan pasien rawat inap di RS 0.18 persen serta kasus kematian berada pada angka 0.04 persen.

“Kota Tangerang masuk level 1 penyebaran COVID-19 berdasarkan asesment kementrian kesehatan. Semoga hasil ini bisa dipertahankan terutama untuk tracing atau rasio kontak eratnya,” kata Wali Kota Arief dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (29/10).

Ia mengatakan untuk kegiatan 3T yang dilakukan Dinas Kesehatan saat ini pun masuk kategori memadai dengan positivity rate testing 0,16 persen, rasio kontak erat konfirmasi per minggu 14,78 dan treatment BOR per minggu 2,26.

Update penyebaran COVID-19 di Kota Tangerang per tanggal 28 Oktober 2021 tercatat untuk kasus aktif ada 30 orang, yang sembuh 29.845 orang dan angka kematian 492 orang.

Dikatakannya penurunan status level ini ditunjang beberapa faktor seperti peningkatan disiplin masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dan pembukaan sentra vaksinasi termasuk gerai di RSUD Kota Tangerang.

Khusus untuk gerai vaksin di RSUD saat ini disediakan layanan untuk usia 12 tahun keatas, lansia dan Komorbid. Jenis vaksin yang disediakan adalah pfizer dan warga yang ingin menikmati layanan ini maka bisa mendaftar melalui vaksinasi.tangerangkota.go.id dan jadwal akan disampaikan secara online. “Warga yang belum vaksin bisa datang ke RSUD dan mendaftar melalui online,” ujarnya.

Faktor lain yang menunjang penurunan status level adalah penerapan QR Code Aplikasi Peduli Lindungi yang telah terpasang di 339 lokasi dan akan terus diperbanyak. “Tetap jaga prokes dan ikuti aturan yang ada,” katanya.(dit-risz)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.