Pjs Walikota Diminta Percepat Pelayanan Pengaduan Masyarakat

11
Pjs Walikota Tangerang Perintahkan Pegawai Ganti Yel-Yel
Pjs Walikota Tangerang Perintahkan Pegawai

Tangerang, Katakota.com,- Kepemimpinan Pjs Walikota Tangerang HM Yusuf lamban dalam menyelesaikan pengaduan masyarakat. Hal ini menganggu pelayanan dan merugikan masyarakat.

Pengaduan masyarakat terkait pelayanan publik dapat dilakukan masyarakat melalui aplikasi Laksa. Keberadaan sistem tersebut sedianya dirancang untuk mempercepat penanganan keluhan masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun  sejak dilantiknya Pjs Walikota Tangerang tercatat 408 pengaduan masyarakat.

Dari total tersebut 193 telah diselesaikan sementara 38 sedang proses dan 177 menunggu.

Seperti yang terjadi dalam pengaduan di Dinas teknis meliputi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terdapat 41 pengaduan, hanya 8 yang terselesaikan, sisanya masih menunggu.

Kondisi serupa juga terlihat di Satpol PP yang menerima pengaduan sebanyak 39 namun baru satu yang terselesaikan selebihnya menunggu.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Dr Trubus Rahardiansyah mengatakan, kondisi tersebut disebabkan lemahnya pengawasan dan kordinasi yang dilakukan Pjs Walikota kepada jajaran OPD.

Ia menilai lambannya penyelesaian pengaduan merupakan bentuk  kurang percaya diri Pjs Walikota dalam memimpin, sehingga kordinasi dan pengawasan tidak berjalan dengan baik.

“Idealnya tidak boleh tertunda lama, pelayanan dari pengaduan masyarakat harus tetap berjalan optimal,” ujarnya saat dihubungi.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat mengurangi tingkat kepercayaan publik kepada Pemerintah Daerah. Sebab yang diketahui oleh masyarakat pelayanan harus diberikan meskipun dipimpin oleh Pjs Walikota.

“Masyarakat inginnya pelayanan dalam posisi optimal, Akan menimbulkan pertanyaan mengapa masih banyak pengaduan yang menunggu di proses ” kata dia.

Oleh karenanya, Pjs Walikota dapat memperbaiki kondisi tersebut dengan melakukan evaluasi serta meningkatkan kordinasi dan pengawasan kepadajajaran OPD.

“Perlu dibenahi dan diawasi dengan baik sampai dengan tingkat bawah agar SDM semakin responsif menjalankan pelayanan,” tukasnya.(dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.