Sekolah Ramah Anak Diterapkan di Kota Tangerang

18
56 sekolah menandatangani komitmen bersama Sekolah Ramah Anak (SRA) dalam kegiatan penguatan pemahaman sekolah ramah anak dan konversi hak anak kepada tenaga pendidik di Kota Tangerang pada Kamis (28/11/2019).
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Heryanto mengatakan, penandatanganan komitmen bersama dalam rangka mendorong sekolah-sekolah di Kota Tangerang menerapkan sekolah ramah anak untuk menjaga konveksi hak anak.
“Kegiatan ini mendorong para guru untuk memahami jiwa anak didiknya, demi mengantisipasi kekerasan terhadap anak,” ujarnya.
Menurutnya, kasus kekerasan yang melibatkan anak di lingkungan sekolah Kota Tangerang tercatat hingga kini terdapat 14 kasus.
Adapun kasus yang kerap terjadi seperti pemalakan, hingga perundungan. Bahkan, ditemukan juga kasus anak mengusik guru, begitupun sebaliknya hingga memicu kekerasan.
“Guru harus bisa memahami kejiwaan si anak. Apabila nakal, pelajari kenakalannya. Seperti mendeteksi kenakalannya. Setelah itu, dilakukan pembinaan,” ujarnya.
Bila tidak dapat mendeteksi kenakalan sang anak, para guru harus segera berkoordinasi dengan Pemkot Tangerang.
“Kalau kurang mendeteksi, kami punya tenaga psikologi dan punya rumah konsultasi. Jadi kami bantu penanganannya. Kami selalu terbuka di kantor,” paparnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.