Sumber Alfaria Trijaya Tahun 2018 Raup Pendapatan Rp 66.82 Triliun

13
lebaran

Tangerang, Katakota.com- Pendapatan neto konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Perseroan) pada tahun 2018 mencapai Rp66,82 triliun rupiah atau meningkat sebesar 8,72 persen dibandingkan tahun 2017 yang mencapai Rp61,46 triliun rupiah.

Presiden Direktur PT Sumber Alfaria Trijaya yakni Hans Prawira mengatakan, pertumbuhan pendapatan neto terutama didorong oleh pertambahan pendapatan gerai Perseroan dan Entitas Anak, di samping pertumbuhan jumlah gerai sepanjang tahun 2018.

Dia memaparkan, total gerai Perseroan dan Entitas Anak di akhir 2018 tumbuh menjadi 15.294 gerai, yang terdiri dari 13.679 gerai Perseroan dan 1.615 gerai Entitas Anak.

Sebanyak 33,0 persen gerai Perseroan dan Entitas Anak tersebar di Jabodetabek, 37,6 persen tersebar di wilayah Jawa non Jabodetabek, dan 29,4 persen lainnya berada di luar Pulau Jawa.

‚ÄúSelama 2018, pertumbuhan jumlah gerai Perseroan dan Entitas Anak tidak sepesat tahun-tahun sebelumnya dikarenakan Perseroan fokus untuk meningkatkan pertumbuhan organik gerai-gerai yang ada. Sejalan juga dengan upaya peningkatan produktifitas produk, karyawan dan juga area penjualan,” kata Hans saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Kantor Pusat Alfamart Tangerang, Kamis (16/05/2019).

Sebagai upaya memperkuat pertumbuhan jaringan gerai, Perseroan dan Entitas Anak juga meningkatkan layanan gudang melalui perbaikan proses bisnis dan layout gudang. Hingga tahun 2018, Perseroan mengelola 32 gudang dan Entitas Anak mengelola 10 gudang.

Hans menambahkan, di tengah perlambatan investasi nasional dan persaingan skema investasi yang ketat di tahun 2018, Perseroan fokus untuk memperbaiki kinerja gerai waralaba dengan selektif dalam pembukaan gerai dan melakukan review keseluruhan kinerja gerai.

Pertumbuhan gerai yang terbatas di 2018 ini telah sejalan dengan kebijakan manajemen untuk semakin selektif dalam pembukaan gerai, fokus memperbaiki kinerja gerai waralaba dan meningkatkan layanan bagi terwaralaba.

Di tahun 2018, Perseroan telah menginisiasi program kerjasama kemitraan melalui Program KASOEBI (Kerjasama Ekonomi Berbagi).

Perseroan berkontribusi dalam menyediakan sistem operasi dan pasokan barang. Sementara operasi pengelolaan gerai akan dilakukan oleh mitra.

“Dengan program ini diharapkan akan lebih banyak masyarakat yang dapat terlibat dan bermitra dengan Perseroan untuk pengembangan wirausaha,” katanya.

Di sisi lain, pengembangan layanan e-service di tahun 2018 tumbuh cukup signifikan baik dari sisi jumlah produk dan transaksi.

Hingga saat ini di seluruh gerai Perseroan, masyarakat dapat menikmati berbagai layanan elektronik terkait pembayaran utilitas, tiket transportasi dan pertunjukkan, jasa remitansi dan jasa keuangan lainnya. “Layanan akan terus kami tingkatkan,” kata dia.(dit)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.