Tol Serang-Panimbang Mulai Pengerjaan Betonisasi

4
Pembangunan jalan tol (Ist)

Serang, Katakota.com — Pembangunan jalan tol Serang-Panimbang sepanjang kurang lebih 83 Kilometer, sebagian sudah mulai memasuki tahap bentonisasi pada seksi pertama di sekitar Kecamatan Walantaka Kota Serang.

Manajer Operasional PT Wijaya Karya (Wika) Serang-Panimbang Muhamad Ali di Serang, Kamis (18/10/2018)  mengatakan, saat ini pihaknya mulai mengerjakan betonisasi di ruas Tol Serang-Panimbang. Pengerjaan itu dilakukan setelah sebelumnya proses pembebasan lahan dan pekerjaan lean concrete atau lantai kerja rampung dikerjakan.

“Sudah mulai dikerjakan pembangunan rigid betonnya tahap awal beton Tol Serang-Panimbang,” katanya.

Ia mengatakan, beton akan menjadi permukaan ruas Tol Serang-Panimbang mulai dari STA 0 hingga titik akhir di STA 83. PT Wika Serang-Panimbang belum berencana agar beton dilapisi asphalt concrete- wearing course (AC-WC) atau aspal beton.

“Semuanya akan berbentuk rigid beton, belum sampai pada pekerjaan lanjutan dengan melakukan pengaspalan ac-wc di atas permukaan yang telah dikerjakan,” kata Ali.

Ali mengatakan, secara umum pengerjaan konstruksi tol dibagi dalam tiga seksi. Seksi 1 yaitu dari Serang hingga Rangkasbitung, seksi 2 Rangkasbitung hingga Cileles dan Seksi 3 dari Bojong hingga Panimbang.

“Porsi BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) itu Serang hingga Cileles atau seksi 1 dan 2, dengan panjang 50,67 kilometer. Saat ini progresnnya untuk seksi 1 sudah 9,69 persen dan ditarget selesai pada November 2019. Sedangkan untuk seksi tiga menjadi porsi pemerintah, direncanakan mulai konstruksi pada Januari 2019 dan selesai pada Agustus 2020 bersamaan dengan penyelesaikan seksi 2,” kata Ali.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) I Pembangunan Tol Serang-Panimbang Sugandhi kepada awak media mengatakan, dengan sebagian besar lahan seksi I yang telah dibebaskan, pengerjaan fisik pun sudah mulai dilakukan. Untuk saat ini proses pengerjaan fisik sudah memasuki tahap betonisasi.

“Sekarang sudah berjalan pembangunan, jalan tol sudah dilakukan pembangunan di lahan yang sudah bebas. Bahkan sudah ada yang dibeton sepanjang sekitar 2 kilometer,” katanya.

Menurut Sugandhi, untuk mendukung pengerjaan fisik, pelaksana proyek pun sudah menempatkan sejumlah alat beratnya. Bahkan pengerjaan fisik sudah bisa dilihat oleh publik jika melintasi Tol Tangerang-Merak dari arah Tangerang.

Masih terkait pengerjaan fisik, kata dia, selain menuntaskan proses pembebasan lahan, pihaknya juga kini sedang mengurus revisi penetapan lokasi (penlok) Tol Serang-Panimbang. Revisi dilakukan karena ada penambahan kebutuhan lahan untuk pembangunan Junction Walantaka.

“Memang ada rencana di Desa Kaserangan, ada penambahan (lahan). Sekarang dalam proses kelengkapan administrasi di kementerian dan badan usaha karena ini desa yang tidak masuk penlok, maka perlu dilakukan revisi penlok,” kata Sugandhi.

Sumber   : Industry.Co.Id
Uploader : Cecep R. /Ky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.