UPH Tuan Rumah ‘Indonesia Housing Forum’ yang Pertama di Indonesia

34
Foto : Humas UPH
lebaran

Tangerang, KataKota.com – Untuk pertama kalinya di Indonesia, UPH memfasilitasi terselenggaranya ‘Indonesia Housing Forum 2017’  yang bertempat di kampus UPH Karawaci, pada tanggal 30 Agustus 2017. Forum ini dihadiri sekitar 150 orang dari berbagai pihak, yang terdiri dari instasi, praktisi, NGO, birokrasi, organisasi, dan akademisi. Forum bertema ‘Inclusive and Resilient Housing: Indonesia’s Experience’ ini diinisiator oleh Habitat for Humanity, sebuah global NGO yang berfokus membangun rumah layak huni bagi masyarakat desa tertinggal.

Forum ini menghadirkan empat  keynote speaker untuk menyampaikan pandangan terkait persoalan pemukiman di Indonesia. Mereka merupakan para ahli yang memiliki latar belakang sebagai arsitektur, diantaranya adalah Prof. Ir. Gunawan Tjahjono, M.Arch., Ph.D, Guru Besar Purnabakti UI sebagai ketua tim ahli bangunan Gedung Arsitektur Perkotaan Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta; Nurul Wajah Mujahid, ST., MPA dari Kasubdit Perumahan Direktorat Perkotaan, Perumahan dan Permukiman dari BAPENAS; Prof. Dr.Ir. Arief Sabaruddin, CES dan Ir. Pauline Boedianto, M.Sc. Arch, spesialisasi pemulihan kampung kumuh dan pedalaman.

Habitat for Huma­­nity Indonesia menganggap rumah adalah faktor yang sangat penting untuk memutus rantai kemiskinan, maka forum ini diusung. Dalam siaran tertulisnya, dari forum ini sendiri, Habitat berharap bisa mendapat pemikiran terbaik untuk  diwujudkan kepad­­a masyarakat kelas bawah.

Forum ini bertujuan mengumpulkan pemikiran-pemikiran terbaik untuk mewujudkan perumahan layak huni di Indonesia yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Rektor UPH Dr. (Hon) Jonathan L. Parapak, M.Eng. Sc. dalam sambutannya menyampaikan pentingnya forum ini diadakan.

“Forum ini sebagai cermin kepedulian terhadap masyarakat. Peduli terhadap perumahan, peduli mengenai pendidikan, peduli mengenai kualitas pendidikan. Pembangunan masyarakat tidak saja di kota tapi juga di daerah terpencil. Itulah semangat dari Habitat dan UPH. Indonesia adalah negeri tercinta yang dikaruniakan kepada kita, karena itu kewajiban kita untuk berpikir apa yang bisa kita lakukan bagi negara, khususnya permasalahan housing yang akan dibahas. Semoga forum ini menghasilkan pemikiran untuk anak bangsa untuk kesejahteraan ”, ungkapnya.

Dalam sesi sharing mereka memaparkan latar belakang, persoalan, data,  dan keadaan nyata dari masyarakat kelas bawah yang tinggal di kawasan kumuh.

Menurut Prof.Ir. Gunawan pembangunan adalah untuk membentuk manusia yang utuh dan luhur yang mampu mengatasi segala macam tantangan yang ada, “Membangun adalah membangun manusia, tidak hanya jumlah angka saja yang menunjuk kepada jumlah kebutuhan tapi bagaimana menerjemahkan angka tersebut menjadi suatu bentuk nilai luhur. Saya berharap apa yang didiskusikan dapat berdampak kepada para pihak pengambil kebijakan,” ujarnya .

Lebih lanjut Dr. Julia Dewi, ST., MT sebagai ketua panitia menjelaskan bahwa forum ini bertujuan untuk dapat mendengarkan masalah-masalah yang biasa dihadapi di lapangan dari berbagai pihak terkait, baik itu dari segi industri, pemerintahan, akademisi dan NGO.

“Jadi kami mengumpulkan setiap kalangan agar bersinergi untuk mengumpulkan isu-isu apa  yang perlu kita pikirkan bersama-sama. Dimana permasalahan dari Indonesia ini nantinya juga akan di-share pada Asia Pacific Housing Forum”. (Q/KK)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.