Melansir dari verywellmind, metode ini menjadi efektif karena sangat mudah dilakukan. Metode ini bisa meningkatkan energi dan mencegah rasa kantuk. Yuk kita mengenal tentang metode “nappuccino” ini, Beauties!
Cara Kerja Metode
Cara kerja metode /Foto: freepik.com/freepik
Seorang ilmuwan American College of Sports Medicine (ACSM), Mark Kovacs, PhD menerapkan metode ini dan merekomendasikan ke klien-kliennya selama lebih dari 15 tahun. Menurutnya, dibutuhkan sekitar 20 hingga 45 menit agar kafein bisa terserap sepenuhnya. Jika bisa tertidur dengan cepat, maka akan bangun dengan tepat juga. Durasi power nap dan kafein tidak akan membuat kamu tertidur lama dan lelap juga merasa pusing.
Menerapkan Metode
Menerapkan metode/Foto: freepik.com/freepik
Seorang dokter Julio Baute, MD melakukan eksperimen untuk melakukan “nappuccino” selama satu minggu. Meski awalnya tidak bisa tidur, namun di hari-hari berikutnya, ia merasakan manfaat dari “nappucino” ini. Setiap melakukannya, badan terasa lebih segar.
Setelah satu minggu melakukan eksperimen, ia merasakan bahwa minum kopi dan power nap bisa lebih nikmat daripada tidur siang biasa. Badan merasa lebih ringan dan tidak pusing sama sekali dan terasa menyegarkan.
Cara Melakukan Metode
Cara melakukan metode /Foto: freepik.com/Drazen Zigic
Kamu bisa memulai di siang hari, sekitar pukul 13.00-15.00, biasanya setelah makan siang. Setelah minum kopi, kamu bisa berbaring. Jangan lupa pasang alarm antara 20-30 menit. Kamu bisa terus mencoba diantara rentang waktu tersebut, agar menemukan waktu paling cocok untuk power nap.
Lakukan secara rutin. Redupkan lampu, singkirkan ponsel, biarkan otak kamu beristirahat.
Meski metode ini aman untuk kebanyakan orang, tetapi Baute tidak merekomendasikannya kepada orang yang insomnia. Menurutnya, tidur siang bisa memperpanjang siklus insomnia di malam hari. Mau coba juga metode “nappuccino” ini?


























