MPP Kota Tangerang: Layanan Terpadu Modern Dongkrak Investasi

4

Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat transformasi pelayanan publik melalui kehadiran Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang. Mengusung konsep pelayanan terpadu satu pintu, MPP menjadi solusi bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan dengan lebih cepat, mudah, dan efisien.

Melalui pusat layanan ini, berbagai instansi pemerintah, BUMN, BUMD hingga sektor swasta terintegrasi dalam satu lokasi. MPP Kota Tangerang menghadirkan sedikitnya 45 jenis layanan dari 18 instansi, menjadikannya sebagai salah satu model pelayanan publik modern yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

Sejumlah layanan utama yang tersedia di MPP Kota Tangerang antara lain pelayanan perizinan dan investasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), administrasi kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga, layanan pajak daerah seperti PBB dan BPHTB, hingga layanan ketenagakerjaan, pertanahan, kepolisian, serta jaminan sosial.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses layanan perpanjangan SIM dan SKCK, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, hingga layanan utilitas seperti PLN dan Perumda Tirta Benteng dalam satu tempat. Kehadiran fasilitas pendukung seperti ruang bermain anak, layanan ramah disabilitas, dan anjungan mandiri turut meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Tak hanya layanan tatap muka, MPP Kota Tangerang juga menghadirkan inovasi digital melalui layanan konsultasi online (Sult-On) yang memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi dan konsultasi perizinan tanpa harus datang langsung.

Kepala DPMPTSP Kota Tangerang Sugihharto Achmad Bagdja menyampaikan bahwa keberadaan MPP berperan penting dalam mendorong kemudahan berusaha dan peningkatan investasi daerah.

“Realisasi investasi Kota Tangerang pada tahun 2025 mencapai Rp22,54 triliun atau sekitar 149 persen dari target Rp15,11 triliun. Ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap Kota Tangerang terus meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut tidak lepas dari kemudahan layanan perizinan yang semakin cepat, transparan, dan terintegrasi melalui MPP.

Untuk tahun 2026, Pemerintah Kota Tangerang menargetkan realisasi investasi sebesar Rp15,15 triliun. Target tersebut diyakini dapat tercapai seiring dengan terus ditingkatkannya kualitas pelayanan publik serta inovasi di sektor perizinan.

Sugihharto menegaskan, MPP menjadi salah satu kunci dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Dengan sistem pelayanan terpadu, proses perizinan menjadi lebih singkat, koordinasi antarinstansi semakin efektif, serta hambatan birokrasi dapat diminimalisir.

Ke depan, MPP Kota Tangerang diharapkan tidak hanya menjadi pusat layanan publik, tetapi juga motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Sinergi antara pelayanan prima dan kemudahan investasi diyakini akan semakin memperkuat daya saing Kota Tangerang sebagai salah satu tujuan investasi unggulan di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.