Pemerintah Kota Tangerang kembali menggenjot perbaikan infrastruktur jalan usai periode Lebaran dengan melanjutkan proyek perbaikan di sepanjang Jalan Rasuna Said, Kecamatan Pinang. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih didominasi hujan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menjelaskan bahwa perbaikan telah dilakukan sejak Senin malam (6/4/2026) dengan metode penambalan serta pengaspalan menggunakan material hotmix.
“Kami tadi malam kembali melakukan perbaikan Jalan Rasuna Said menggunakan material hotmix untuk memuluskan sejumlah titik yang mengalami kerusakan akibat hujan deras beberapa hari terakhir. Sengaja dilakukan malam hari untuk mengantisipasi kemacetan,” ujarnya.
Menurutnya, Jalan Rasuna Said merupakan jalur strategis dengan tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi karena menghubungkan kawasan Banjar Wijaya Cipondoh dengan pusat niaga Alam Sutera. Oleh karena itu, pengerjaan dilakukan secara cepat dan terukur agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Lebih lanjut, Taufik menegaskan bahwa proyek ini merupakan kelanjutan dari program perbaikan jalan yang telah berjalan intensif sejak awal tahun.
Berdasarkan data Dinas PUPR Kota Tangerang, selama periode Januari hingga Maret 2026, Pemkot Tangerang telah memperbaiki lebih dari ratusan titik jalan rusak yang tersebar di 13 wilayah Kecamatan. Perbaikan tersebut meliputi penambalan jalan berlubang, pelapisan ulang (overlay), hingga rekonstruksi ringan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan berat.
Program ini difokuskan pada ruas-ruas jalan dengan tingkat kerusakan tinggi serta jalur padat lalu lintas guna meminimalkan risiko kecelakaan dan kemacetan.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, turut memberikan tanggapan terkait percepatan perbaikan jalan pasca-Lebaran. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota berkomitmen untuk menjaga kualitas infrastruktur sebagai penunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
“Perbaikan jalan ini menjadi prioritas kami, apalagi setelah Lebaran mobilitas masyarakat meningkat signifikan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat berkendara dengan aman dan nyaman. Karena itu, kami minta seluruh jajaran bergerak cepat dan responsif terhadap setiap laporan kerusakan,” ujar Sachrudin.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan kondisi jalan dengan memanfaatkan kanal pelaporan yang telah disediakan, seperti LAKSA dan fitur Perjaka Gesit di aplikasi Tangerang LIVE.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Pemkot Tangerang optimistis kualitas infrastruktur jalan di wilayahnya dapat terus terjaga secara optimal, meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem di musim hujan.


























