Tangerang,Katakota.com-Polemik pengunduran diri wakil walikota Kota Tangerang Sachrudin hingga kini belum ada titik terang. Hingga kini, pria yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tangerang belum dinyatakan resmi mengundurkan diri.
Namun demikian, jika Sachrudin memang betul-betul mundur, maka kader Golkar lainnya siap menggantikan posisi mantan Camat Cipondoh, Pinang itu sebagai kontestan dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Salah satunya adalah Abdul Syukur. Kader Golkar ini mengaku siap memang jika mendapat amanat dari partai untuk menggantikan posisi Sachrudin sebagai calon walikota ‘berkompetisi’ dalam pilkada Kota Tangerang.
“Kalau memang saya diamanatkan untuk maju, saya siap. Tapi harus menunggu hasil pleno dulu,” ujar Syukur.
Sejauh ini, Syukur mengaku belum mengetahui kapan pleno diperluas akan dilaksanakan. Dikatakannya, sejauh ini pihaknya pun tetap menjalin komunikasi dengan partai-partai lain. “Dengan PDIP salah satunya saya sudah intens, tapi sekali lagi memag harus menunggu pleno yang digelar,” ujarnya.
Sementara pengamat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Zaki Mubarok mengatakan, adalah pilihan rasional ketika Sachrudin memilih mundur dari bursa pencalonan. “Harus diakui bahwa elekatabilitasnya Sachrudin memang sulit naik,” ujarnya.
Demikian pula ketika Golkar pada akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada kandidat lain termasuk kader eksternal jika itu memang menguntungkan dan menang,” ujarnya. Sebab, secara kultur Golkar memang tidak bisa jauh dari lingkaran kekuasaan.
Sebagaimana diketahui, rapat yang diperluas pada Kamis (5/10), urung dilaksanakan. Penundaan rapat pleno dikarenakan Sachrudin yang juga Ketua DPD Golkar Kota Tangerang tidak hadir di rapat tersebut. rapat. “Rapat ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan karena ketidakhadiran ketua yang sedang kurang sehat,” ujar Sekretaris DPD II Golkar Zamaluddin kepada wartawan, saat itu.(ACW)



























