Jakarta, Katakota.com — Program Kemitraan dan Bina Lingkungan 2016 – 2017 Garuda Indonesia hari ini Jumat (3/11) resmi ditutup. Peserta angkatan ini berjumlah 132 orang yang berasal dari sekitar 30 kota di Indonesia dengan jurusan pelatihan ground staff, airline bisnis dan pilot.
Pelatihan yang tidak bersifat ikatan dinas ini telah berlangsung sejak Desember 2016 lalu. Melalui program ini diharapkan para peserta memiliki kompetensi yang baik dibidangnya sehingga bisa bekerja secara profesional.
Vp Learning and Development. Capt. Martinus Kayadu mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari program Garuda Peduli Pendidikan, yang pesertanya telah diseleksi dari berbagai daerah Indonesia dan tidak ada ikatan dinas.
“Mau kemanapun tidak ada yg mengikatnya, tapi kita melihat program ini dari pemerintah, namun akhirnya kita bisa bertanya, apa yang bisa kita berikan kepada negara atau pemerintah. Kami berharap kalian bisa memilih BUMN yang tepat yang kalian pilih,” katanya ditemui usai acara di Garuda Indonesia Training Center (GITC)
Salah seorang peserta yang mengikuti training pilot, Edd Rumi mengaku bangga bisa menjadi salah satu penerima bea siswa Garuda Indonesia ini.
“Kami berterimakasih atas kesempatan ini, saya dan teman lainnya telah mengikuti training peswat ATR 72 600.
Disini kami mengikuti pendidikan selama 11bulan dan kami merasa bersyukur akhirnya kami bergabung sebagai pilot di Garuda Indonesia,” ungkap pemuda asal Papua ini.
Penulis. : Eky
Editor. : KK




























