Jakarta, KataKota – Untuk mempercepat upaya penyediaan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), pemerintah berencana menaikkan anggaran subsidi rumah murah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga dua kali lipat pada tahun depan.
Dengan demikian, total alokasi anggaran untuk rumah murah pada tahun ini mencapai Rp4,7 triliun.
“Beliau (Presiden Joko Widodo) sejak dari Riau kemarin sudah memanggil Menteri Keuangan (Sri Mulyani), supaya anggaran FLPP dan SSB itu di-double-in untuk tahun depan dari tahun 2017 ini,” tutur Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
Mengutip situs resmi Kementerian PUPR, pemerintah berencana mengajukan anggaran pembiayaan perumahan tahun depan sebesar Rp15,54 triliun. (Q/Kk)


























