Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Sari Asih Sangiang dr. Ahmad Mekkah mengatakan bagi penderita asam lambung disarankan untuk menghindari makanan dan minuman yang dapat merangsang produksi asam lambung atau memicu refluks asam saat sahur.
Beberapa contoh makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat sahur adalah makanan tinggi lemak seperti makanan cepat saji, makanan digoreng, daging berlemak, dan produk susu tinggi lemak, dapat merangsang produksi asam lambung.
Makanan pedas yang dapat merangsang produksi asam lambung dan memperburuk gejala refluks asam. Buah-buahan seperti jeruk, lemon, tomat, serta makanan dan minuman yang mengandung cuka, seperti saus tomat atau salad dressing, bisa memicu refluks asam.
Makanan yang mengandung asam, seperti cuka, acar, atau makanan asam lainnya, dapat merangsang produksi asam lambung.
Minuman seperti kopi, teh, minuman berenergi, dan minuman berkafein lainnya dapat merelaksasi sfingter esofagus bawah dan meningkatkan risiko refluks asam.
Makanan yang terlalu pedas atau berbumbu bisa memicu refluks asam dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi penderita asam lambung. Makanan yang mengandung cokelat bisa memicu refluks asam pada beberapa individu.
“Mengonsumsi makanan dalam porsi besar atau makan terlalu dekat dengan waktu tidur juga perlu dihindari karena dapat meningkatkan risiko refluks asam,” katanya.


























