Awali Tahun 2018, Pemkot Tangerang Luncurkan Lima Aplikasi

58

Katakota- Mengawali tahun 2018, Pemkot Tangerang kembali berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan meluncurkan lima aplikasi terbaru

Kelima aplikasi tersebut diantaranya adalah Sabakota, E-Transport, Pindah Sekolah, E-Audit  dan perijinan online.

Kepala Diskominfo Kota Tangerang, H. Tabrani mengatakan, pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan pelayanan publik merupakan sebuah keniscayaan untuk saat ini.

Pemkot Tangerang untuk tahun 2018 telah mengembangkan Smart City 3.0 dengan pemanfaatan Geospasial.

Dijelaskan Tabrani, untuk perijinan online telah dikembangkan sejak tahun 2017 dengan layanan 20 kategori perijinan.

“Saat ini dikembangkan menjadi 123 kategori perijinan online,” ujar Tabrani saat launching di ruang Tangerang LIVE Room pada Kamis (11/1).

Kemudian aplikasi E-Transport dimaksudkan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengetahui transportasi yang melintas di Kota Tangerang.

“Aplikasi ini dilengkapi dengan rute moda transportasi dengan sistem GPS Tracking,” katanya.

Aplikasi selanjutnya adalah aplikasi SabaKota atau sistem bantuan sosial kepada masyarakat dalam rangka transparansi pengelolaan keuangan daerah yang diberikan kepada masyarakat.

“Masyarakat dapat ajukan melalui aplikasi dan mengirimkan dokumen secara langsung bahkan dapat dicek melalui aplikasi Tangerang LIVE,” paparnya.

Aplikasi E-Audit tidak ketinggalan diluncurkan dalam rangka membantu Inspektorat dalam pemeriksaan dan pengelolaan keuangan daerah.

Aplikasi kelima adalah Pindah Sekolah, melalui sistem ini masyarakat dengan mudah mengajukan pindah sekolah baik dari dalam dan luar Kota Tangerang.

“Pindah sekolah untuk SMP Negeri maupun swasta, selain memudahkan sistem ini mengurangi pertemuan antara orangtua siswa dengan Guru ataupun sekolah,” ungkapnya.

Walikota Tangerang, Arief R.Wismansyah mengatakan, launching aplikasi menambah jumlah aplikasi yang dimiliki dan diterapkan oleh Pemkot Tangerang menjadi 174 aplikasi dan sudah bekerjasama dengan 36 Kabupaten/Kota di Indonesia.

“Silahkan untuk daerah lain yang mau menggunakan aplikasi yang ada di Kota Tangerang, karena semangatnya saat ini kita berkolaborasi untuk kemajuan bersama,” ujar Arief.(dit)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.