Tangerang, Katakota.com– Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) Pemkot Tangerang tahun 2017 meningkat naik 3,43 persen dari tahun sebelumnya. Salah satunya disebabkan adanya pelampauan pendapatan daerah.
Wakil Ketua DPRD Dedi Candra Wijaya mengungkapkan Silpa Kota Tangerang pada tahun anggaran 2017 dianggarkan sebesar Rp 0.00 dan direalisasikan sebesar Rp 892.740.079.919.22 apabila dibandingkan dengan Silpa tahun 2016 sebesar Rp 863.099.875.824.00.
“Terjadi kenaikan sebesar Rp 29.640.204.095.22 atau naik 3,43 persen, Silpa tahun 2017 diantaranya bersumber dari pelampauan penerimaan pendapatan dan sisa belanja sebesar Rp 820.047.384.024.00,” ucapnya.
Walikota Tangerang, Arief R.Wismansyah mengatakan, pihaknya terus berupaya mengurangi angka Silpa. Salah satunya melakukan sweeping anggaran di Organisasi Perangkat Daerah.
“Jadi kalau dulu jaman saya jadi wakil misalnya Silpa itu ada yang disimpan sekarang kita habiskan bahkan kita sweping gaji yang ga terpakai Januari sampai Juli kita data kita masukin bikin kegiatannya, Sisa lelang kita masukin juga terus pendapatan juga sudah dimasuki kegiatannya,” papar Arief.
Kendala lainnya adalah pelampauan pendapatan misalnya BPHTB yang ditarget 500 miliar ternyata baru dibayarkan pada akhir tahun.
“Nah makanya sekarang kegiatan program ini kita coba dorong untuk benar-benar dipersiapkan sehingga silpa-silpa itu bisa ditekan,” ujar Arief.
Terkait gagal lelang sebagai salah satu penyumbang Silpa, Arief menjelaskan hal tersebut dapat disebabkan dari berbagai faktor mulai dari administrasi sampai dengan sepi peminat.
“Kita biasanya konsultasi dan pendampingan ke LKPP bagaimana caranya karena program itu kan dibutuhkan masyarakat kita pengen program tetap dilaksanakan sehingga kedepan mudah-mudahan angka gagal lelang bisa ditekan,” pungkasnya.(dit)


























