Tangerang, Katakota.com – Pemerintah Kota Tangerang, Banten, melalui Badan Lingkungan Hidup menargetkan untuk melakukan uji emisi terhadap 1.500 kendaraan.
Kepala Bidang Pemantauan dan Pemulihan Kualitas Lingkungan Hidup BLH Kota Tangerang M Dadang Basuki di Tangerang, Kamis, mengatakan, ada tiga titik lokasi yang dilaksanakan uji emisi di Kota Tangerang.
Ketiga lokasi itu yakni Jalan MH Thamrin, Jalan KH Hasyim Ashari dan hari ketiga di Jalan Imam Bonjol.
Dalam pelaksanaan uji emisi, dilakukan oleh PT Siaga Arta Jaya yang ditunjuk oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Diharapkan, dengan adanya pelaksanaan uji emisi maka dapat mengurangi polusi udara dari kendaraan.
Selain itu, pemkot Tangerang juga melakukan upaya lainnya yakni menanam pohon dengan jumlah pada tahun ini 900 pohon. “Pemerintah telah canangkan tanam satu miliar pohon,” ujarnya.
Terkait hasil uji emisi pada hari pertama, Dadang mengatakan, masih ditemukan kendaraan berat yang opsitas gas buangannya mencapai 90 persen.
“Bagi kendaraan yang tidak lulus uji emisi akan diberikan himbauan untuk melakukan perawatan lebih baik lagi,” tegasnya.
Staff Pelaksana Uji Emisi PT Siaga Arta Jaya, Kristian mengatakan, kendaraan yang menggunakan BBM jenis solar dan premium akan dilakukan uji emisi.
Tak hanya di Kota Tangerang, tetapi uji emisi juga dilakukan di 11 kota lainnya diantaranya yakni lima kota administratif Jakarta dan Malang.
Sesuai dengan Peraturan Mentri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2006 tentang ambang batas emisi gas buang kendaraan bermotor.
Ambang batas kendaraan berbahan bakar bensin yang dibuat dibawah tahun 2007 adalah, 4,5 persen untuk CO dan HC 1200 ppm.
Sementara untuk yang diatas tahun 2007, ambang batasnya 1,5 persen untuk CO dan HC 200 ppm.
Sedangkan untuk kendaraan yang menggunakan solar, standar ambang batas opasitas atau kepekatan asap diperiksa.
Mobil yang diproduksi dibawah tahun 2010 standarnya opsitasnya 70 persen dan yang pembuatannya diatas tahun 2010 standarnya 40 persen.
Selain uji emisi, pihanya juga melakukan traffic counting untunk menghitung volume kendaraan dan monitoring kualitas udara.
“Hasil dari uji emisi ini adalah bagian dari penilaian untuk penghargaan langit biru dan Adipura,” tegasnya.
Penulis: Adi



























