Tangerang, Katakota.com – Camat Balaraja Mas Yoyon Suryana,bergotong royong bersama warga Perumahan Duta Asri Saga-Balaraja membersihkan Saluran Air dan halaman Perumahan, Minggu (15/10/2017).
Guna mengantisipasi terjadinya penumpukan sampah dan saluran air tersendat, masyarakat di Perumahan Duta Asri, Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, membersihkan saluran air secara gotong royong.
Camat Balaraja Mas Yoyon Suryana mengatakan, Kegiatan sambang warga adalah rutinitas setiap hari libur Sabtu -Minggu,Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk gotong royong bareng warga di perumahan dan desa.
“Hari ini kami bersihkan saluran yang ada di sekitar Perumahan Duta Asri. Saluran air ini sudah dipenuhi lumpur dan sampah yang mengakibatkan saluran air tersendat serta menjadi kurang nyaman untuk di lihat,” ujar Camat Balaraja.
Ketua RT 10 RW 01 Perumahan Duta Asri Desa Saga, Mulyana mengatakan, kegiatan gotong royong ini rutin dan kompak dilaksanakan setiap sebulan sekali bersama warga, namun beberapa kali ganti Camat serta sudah berdiri 6 tahun lamanya,baru kali ini didatangi oleh Camat dan Terjun langsung bergotong royong.
“Menata saluran air ini salah satu solusi untuk memecahkan masalah kebersihan, Gotong royong ini sudah menjadi program rutin masyarakat Perumahan Duta dan selalu dilaksanakan setiap bulannya,” terangnya.
Camat Balaraja meminta, kepada seluruh Desa di Kecamatan Balaraja rutin melakukan gotong royong membersihkan lingkungan.
“Kerjasama dan budaya gotong royong adalah kegiatan sosial masyarakat yang harus di laksanakan di lingkungan, karena dengan gotong royong bisa menumbuhkan rasa saling memiliki dan menjaga lingkungan,”ucapnya.
Sementara itu, Rizki salah satu warga Perumahan Duta Asri merasa bangga atas kehadiran Camat Balaraja di lingkungannya, karena baru kali ini ada Camat yang turun ke Perumahan, membantu warga gotong royong.
“Bukan cuma gotong royong, bapak Camat juga membantu warga mencari solusi untuk memberikan saran dan solusi membuat Bak Sampah warga, serta memberikan bantuan uang tunai Rp.1 juta rupiah, untuk membeli perlengkapan alat gotong royong,dan mempasilitasi warga dengan Gerobak Sampah yang disiapkan mengangkut sampah,” ujarnya.
(Mad sutisna/KK).





























