Dinkes Kota Tangerang Gelar Pelatihan Peningkatan Pemantauan Pertumbuhan Balita

39

 

Tangerang, Katakota.com- Dinas Kesehatan Kota Tangerang menggelar Pelatihan Peningkatan Pemantauan Pertumbuhan Balita kepada 460 kader posyandu yang terbagi dalam 4 angkatan,  pada  27 Maret sampai dengan  31 Maret 2017 di Puspemkot Tangerang.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Henny Herlina mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada kader posyandu dalam pemantauan pertumbuhan balita.

“Posyandu merupakan tempat pertama di masyarakat dalam peningkatan dan pemantaun pertumbuhan balita, Maka dari itu pelatihan ini sangat penting diikuti oleh para kader Posyandu, agar bisa terdeteksi apabila ada penyimpangan pertumbuhan dan dapat dilakukan penanggulangan sedini mungkin, sehingga tidak terjadi gangguan pada proses tumbuh kembangnya,” kata Henny.

Dengan pelatihan tersebut maka kader posyandu akan mengetahui menimbang berat badan, mengukur panjang / tinggi badan dan mengukur lingkar lengan atas (LILA). Lalu dapat mengetahui dalam menilai status gizi anak berdasarkan ukuran tubuh, dibandingkan dengan standar. Selanjutnya kader posyandu mengetahui tindak lanjut dari hasil penilaian status gizi balita.

Sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Kota Tangerang drg Televisianingsing mengatakan, dalam pelatihan kader posyandu diberikan pemahaman teknis serta praktik seperti cara menimbang berat badan, penggunaan dacin dalam menimbang, penggunaan timbangan bayi serta teknis mengukur panjang dan tinggi balita.

“Tidak hanya dalam bentuk teori melainkan kader posyandu dilatih secara praktik terkait pemantauan pertumbuhan balita,” kata drg Televisianinsing.

Lanjutnya untuk penilaian pertumbuhan balita turut diberikan pemahaman menghitung umur dan penggunaan kartu Menuju Sehat (KMS). dan penilaian status pertumbuhan berdasarkan kenaikan berat badan.

“Pemantauan pertumbuhan merupakan salah satu kegiatan utama program perbaikan gizi, yang menitikberatkan pada upaya pencegahan dan peningkatan keadaan gizi anak,” pungkasnya.(Adv)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.