Gardu Induk Balaraja dan Millenium Topang Kebutuhan Listrik Jakarta-Banten

304
Petugas PLN Gardu Induk Tegangan Ekstra TInggi (GITET) Balaraja melakukan pemasangan trafo IBT#3 kapasitas 500 mega volt, di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (17/12). PLN akan mengoperasikan trafo IBT#3 dan IBT#4 yang akan lebih meningkatkan suplai listrik pada sistem Jawa-Bali, serta back-up perkuatan sistem kelistrikan DKI Jaya dan Banten. ANTARA FOTO/Lucky R./ama/15

Tangerang, KataKota.com – PT PLN (persero) memperkuat pelayanan pelanggan wilayah Jakarta dan Banten dengan mengoperasikan tiga gardu induk dan satu unit under ground cable (UGC). Tiga gardu itu ialah Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilo volt (kV) Balaraja, Interbuse Trafo (IBT) unit empat berkapasitas 1×500 mega volt ampere (MVA), gardu induk 150 kV Millenium 2×60 MVA, Gas Insulated Substation (GIS) 150 kV Bintara II kapasitas 1×60 MVA. Sedangkan UCG yang mulai beroperasi ialah UCG 150 kV Bintaro II – GIS New Bintaro sepanjang 4,7 kilometer sirkuit (kms).

Direktur Bisnis PLN Regional Jawa bagian barat Murtaqi Syamsuddin mengatakan proyek GITET ini merupakan bagian dari mega proyek 35.000 MW. “Dengan pembangunan infrastruktur yang kencang seperti sekarang, pada prinsipnya PLN bisa melayani penyambungan listrik baik untuk industri maupun bisnis, dan itu memperbaiki ease of doing business Indonesia yang salah satu penilaiannya adalah kemudahan mendapat sambungan listrik,” kata Murtaqi usai peresmian di Tangerang, Selasa (23/2).

Patut diketahui, bahwa gardu Balaraja menopang kebutuhan wilayah Jakarta dan Banten. Sedangkan GI Millenium guna mendukung kawasan industri di Balaraja. “Pekerjaan kita masih banyak, minimal 10 GI yang akan dibangun per tahun. Ini pekerjaan yang tidak mudah, namun harus kita capai,” ungkapnya. (eq)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.