Tangerang, Katakota.com – Jelang tahun politik 2019, berita palsu (hoaks) diprediksi akan kembali marak. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang pun mengajak semua pihak mengantisipasinya.
Hal itu diungkapkan Ketua PWI Kabupaten Tangerang, Sangki Wahyudin saat menjadi narasumber Pelatihan Jurnalistik Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Tangerang di bumi perkemahan Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Selasa (7/8/2018).
Dikatakannya, berita hoaks sangat mudah disebarluaskan melalui jejaring sosial media, terlebih saat ini, sebagian besar masyarakat selain memiliki akun media sosial, juga menggunakan aplikasi jejaring sosial lainnya. Sehingga beragam informasi mudah sekali menyebar tanpa diketahui sumber asalnya.

“Kita harus semakin cerdas dalam menggunakan jejaring media sosial, jangan mudah percaya pada informasi diragukan kebenarannya,” ucap Sangki dihadapan puluhan anggota Pramuka tingkat Penegak tersebut.
Dibeberkannya, salah satu sasaran berita hoaks adalah generasi milineal, karena mayoritas kelompok usia ini selain aktif menggunakan sosial media, juga mudah terpengaruh karena belum cukupnya pengetahuan serta belum stabilnya kondisi emosional.
Karenanya, kata Sangki, generasi calon penerus estafet perjuangan bangsa ini pun perlu terus mendapat literasi digital, sehingga mereka menjadi kelompok usia yang sadar media serta kritis dalam menyikapi informasi yang beredar.
“Pelatihan jurnalistik semacam ini sangat penting, karena generasi milenial sangat perlu memahami apa itu berita, bagaimana menulis berita dan mampu membedakan antara berita sesuai kaidah jurnalistik dengan berita hoaks,” bebernya.
Ia berharap, peserta pelatihan tersebut mampu meneruskan pengetahuan yang telah didapatkan ke masyarakat luas. Sehingga dengan memahami konsep jurnalistik, masyarakat mudah menangkal berita hoaks.
“Kami berharap Pramuka bersama dengan PWI, menjadi salah satu benteng pertahanan dalam menangkal berita hoaks,” harapnya.(Mad Sutisna)


























