Tangerang, Katakota.com– Harga telur ayam mengalami kenaikan sebesar Rp 5 ribu dari harga normalnya. Kondisi tersebut tidak mengurangi minat masyarakat membeli bahan pokok tersebut.
Latifa salah seorang pembeli telur ayam di Pasar Anyar mengakui adanya kenaikan bahan pokok tersebut. Namun demikian ia tak mengurangi pembelian sebab menjadi bahan utama pembuatan usaha kuenya.
“Iya harganya naik sudah hampir sebulan ini,” ujarnya.
Sementara itu salah satu pemilik agen telur Fadil mengatakan, harga telur ayam per kilogram mencapai Rp 28 ribu. Sedangkan per peti atau 15 kilogram mencapai Rp 412 ribu.
“Harganya sudah naik sejak awal bulan Juli. Jadi sekarang harganya Rp 28 ribu perkilo kalau sebelumnya harganya hanya Rp 23 ribu perkilo. Naik Rp 5 ribu,” ujar Fadil.
Ia menjelaskan kenaikan tersebut tak mempengaruhi penjualan telur di tokonya. Sebab pembeli membutuhkan telur dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Pembeli tak mengalami penurunan,” kata dia.




























