Kemag Tetapkan Idul Adha di 1 September

13
Ratusan tahanan Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tangerang mengikuti pelaksanaan shalat Iduladha di lapangan Lapas, Tangerang, Banten, Senin (12/9). KataKota/Fajrin

Jakarta, KataKota – Berdasarkan paparan, lama hilal pada 31 menit 55 detik dan umur hilal 13 jam dengan tinggi 7,50 serta jarak 7,55 derajat. Maka, posisi hilal sangat tinggi. Tetapi untuk menentukan 10 Zulhijah maka butuh pembuktian empiris, perlu rukyat. Tercatat ada 10 orang dengan mata kepala sendiri melihat hilal yang berasal dari Observatorium Bosscha, dua orang Nahdlatul Ulama, dan juga tokoh Islam dan Kemag sehingga hilal dipastikan ada.

“Maka dipastikan dan sudah jadi tradisi 1 Zulhijah jatuh pada 23 Agustus 2017. Malam ini sudah 1 Zulhijah . Maka kapan Idul Adha? dihitung 10 hari. Jatuh pada Jumat 1 September dengan semangat kebersamaan dan harmoni, semangat kerukunan. Kita bersyukur bisa melaksanakan hari raya Idul Adha bersamaan,” kata Nur Syam pada Konferensi Pers Sidang Isbat Ihwal Zulhijah 1438 H di Gedung Kementerian Agama, Thamrin, Selasa(22/8).

Sekjen Kemag Nur Syam mengatakan dalam menetapkan 1 Zulhijah ini dimulai dengan pemaparan dan pandangan dari para ahli hisab.

Dari paparan tersebut membahas empat hal penting, yakni lama hilal, umur, tinggi dan posisi. Idul Adha dirayakan pada tanggal 10 Zulhijah.

Sementara itu, Zaini Abdullah perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan, Idul Adha adalah tanda umat untuk berkurban untuk Allah sebagai wujud rasa syukur dengan menunjukan kepedulian sosial. Selain itu ada kesalehan ibadah dan kesalehan sosial. (Q/KK)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.