Tangerang, KataKota,- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang langsung menegur keras pengelola Mall Alam Sutera, setelah kembali terjadi ledakan di dalam Mall yang mengakibatkan jatuhnya satu orang korban luka ringan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Walikota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah, saat meninjau lokasi kejadian, di Lower Ground Mall Alam Sutera, Tangerang, Rabu (28/10).
“Kami akan segera membuat himbauan melalui surat edaran, bila tidak dilaksanakan maka izin HO (gangguan) tidak akan kami perpanjang, bahkan bisa kami cabut,” tegasnya.
Masih terus dipantau kondisinya, lanjut Walikota dan sedang ditangani oleh pihak kepolisian, baik dari Polda maupun Polres. “Kami memberikan kepercayaan kepada pihak kepolisian untuk ungkap kejadian hari ini,” tambahnya.
Seperti kita ketahui, Kota Tangerang selama ini kondusif. Dengan kejadian ini Pemkot tentu akan semakin intens lagi menjaga ketertiban dan keamanan di Kota Tangerang dan akan terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian.
Sebenarnya setelah kejadian sebelumnya pihak mall telah memperketat keamanannya, tetapi masih ada celah celah kosong yang dimanfaatkan pihak yang ingin mengganggu kondusifitas kota. Untuk itu, Pemkot akan mengevaluasi bersama kepolisian, dan para pelaku usaha terkait pengamanan di lokasi usaha.
“Kami akan meminta bantuan kepolisian untuk mengaudit celah celah kemanan mana yang ada untuk kemudian kita bantukan koordinasikan dengan pihak mall alam sutera, dan mall lainnya yang ada.” ujar Walikota.
Adapun terkait surat edaran, Walikota menyampaikan ada beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian diantaranya yang pertama meningkatkan keamanan dan kenyamanan konsumen, karena itu merupakan bentuk pelayanan kepada konsumen, selanjutnya memberikan sarana prasana yang dapat dijadikan sistem monitoring keamanan yang dapat diintegrasikan dan dilakukan pemantauan.
Sebagai informasi, kasus ini berawal dengan adanya ledakan dari benda yang diduga bom di Mall Alam Sutera. Ledakan terjadi di toilet kantin karyawan saat jam makan siang. akibatnya satu orang karyawan kantin mengalami luka bakar akibat ledakan tersebut.
Penulis: Roy





























