Kenali Faktor Risiko Penyakit Jantung Sejak Dini

2
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Sari Asih Ciledug, Kota Tangerang, dr Rahmalia Gusdina, SpJP /Dok Istimewa
Katakota.com- Penyakit jantung adalah kondisi ketika jantung mengalami gangguan. Bentuk gangguan itu sendiri bisa bermacam-macam. Ada gangguan pada pembuluh darah jantung, irama jantung, katup jantung, atau gangguan akibat bawaan lahir. Salah satu penyakit jantung yang sering dialami adalah gagal jantung.
Gagal jantung merupakan kondisi kronis ketika jantung tidak memompa darah sebagaimana mestinya. Gejala yang biasa timbul ialah sesak nafas yang memberat ketika aktivitas, mudah lelah meski hanya melakukan aktivitas ringan, tidur terasa lebih nyaman jika menggunakan beberapa tumpukan bantal, dan mungkin disertai bengkak pada kaki.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Sari Asih Ciledug, Kota Tangerang, dr Rahmalia Gusdina, SpJP menjelaskan, jantung adalah salah satu organ terpenting di dalam tubuh yang tidak kenal lelah memompa darah ke seluruh tubuh termasuk ke jantung itu sendiri.
“Darah harus dialirkan ke seluruh tubuh karena mengandung oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan jaringan organ-organ tubuh lain agar tetap bisa bekerja termasuk kepada jantung itu sendiri,” ujar  Dr Rahmalia Gusdina, SpJP.
Oleh karena peran jantung yang sangat penting, maka fungsi jantung tidak boleh terganggu, karena akan berdampak kepada organ-organ lain didalam tubuh. Terganggunya aliran darah ke jantung itu sendiri akan memberikan dampak yang perlu diwaspadai.
“Terganggunya aliran darah ke jantung yang dapat dialami adalah penyakit jantung koroner, penyakit itu akibat aliran darah yang mengalirkan darah ke otot jantung itu sendiri mengalami sumbatan atau penyempitan, sehingga otot jantung tidak mendapati oksigen dan nutrisi yang cukup, dan banyak lagi,”tambah Dr Rahmalia Gusdina, SpJP.
Faktor Risiko Penyakit Jantung
Ada beberapa informasi yang keliru terkait penyakit jantung yang hanya terjadi pada usia lanjut saja atau perilaku hidup mewah dengan makan-makanan yang mahal dan enak. Sebenarnya, terdapat faktor risiko yang dapat mengganggu jantung dan bisa terjadi kepada siapa saja dan usia berapapun.
Merokok, darah tinggi, dan gula darah tinggi menjadi beberapa faktor risiko penyakit jantung koroner yang perlu diwaspadai. Hanya saja, faktor resiko tersebut bisa dimodifikasi untuk mengurangi kemungkinan serangan jantung akibat terganggunya aliran darah.
“Gaya hidup yang kurang bergerak, makanan yang banyak mengandung lemak, serta banyak merokok bisa meningkatkan faktor risiko gangguan pembuluh darah jantung,” tegas Dr Rahmalia Gusdina, SpJP.
Faktor risiko tersebut di atas dapat dicegah sejak dini agar penyakit jantung bisa dicegah, salah satunya dengan banyak berolahraga secara rutin sebanyak minimal 3 kali seminggu, masing-masing dengan durasi 30 menit. Diutamakan olahraga dengan intensitas sedang.
Selain itu pencegahan dapat juga dengan melakukan medical check up jika terdapat gejala-gejala. Dengan melakukan medical check up jantung, akan terkonfirmasi apakah fungsi jantung bekerja optimal atau tidak, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa dicegah.(Ad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.