Mantan Istri Tak Mau Rujuk, Pria di Mataram Nekat Gantung Diri

9
Warga menunjukkan lokasi penemuan jenazah korban Kazwaini yang gantung diri, saat olah TKP di rumahnya di Jalan Sriwijaya, Kota Mataram, NTB. (Foto: iNews/Awaludin)
NTB, Katakota.com — Seorang warga Jalan Sriwijaya, Lingkungan Gebang Timur, Kelurahan Pagesangan Timur, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditemukan tewas tergantung di pagar tangga dalam rumahnya. Korban diduga nekat mengakhiri hidupnya sendiri karena stres mantan istrinya tidak mau rujuk.

Jasad korban Kazwaini (42), pertama kali ditemukan oleh anak korban AM (10), Senin (17/12/2018), sekitar pukul 07.30 WITA. Saat itu, dia hendak meminta uang jajan kepada ayahnya. Namun saat masuk dalam rumah, dia menemukan ayahnya sudah tergantung di pagar tangga dengan seutas kabel antena televisi di lehernya.

AM langsung berteriak meminta tolong kepada warga. Tetangga yang mendengar teriakan AM langsung masuk ke rumahnya dan membantu menurunkan Kazwaini dari tangga.

“Anaknya teriak dan bilang, kenapa bapak saya kok gantung diri. Setelah dia teriak, suami saya dan warga lain masuk ke dalam menurunkan bapaknya,” kata tetangga korban, Mahnim, Selasa (18/12/2018).

Menurut warga, sebelumnya korban diketahui bercerai dengan istrinya beberapa bulan lalu. Korban kemudian mengajak mantan istrinya untuk rujuk, tetapi ditolak. “Sempat mau rujuk, tapi mantan istrinya belum mau pulang ke rumah,” kata Mahnim.

Sementara Petugas Polsek Pagutan telah mendatangi TKP dan langsung melakukan olah TKP awal serta memeriksa saksi-saksi, setelah mendapat informasi dari warga.

Menurut keterangan keluarga korban, Sahabur, korban juga memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sudah pernah dua kali dirawat di Rumah Sakit Jiwa. Pihak keluarga pun mengikhlaskan kematian korban akibat gantung diri dan menolak dilakukan autopsi.

Sumber : Inews.Id
Uploader : Cecep R./Ky
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.