Tangerang, Katakota.com—Tiga nama calon direktur utama yang diusulkan oleh panitia seleksi (pansel) oleh assesor belum memiliki nilai minimal atau passinggrade tertinggi, atau masih di bawah standar yang ditetapkan. Kondisi tersebut berpotensi dilakukannya seleksi ulang direksi PT Nusantara Tangerang Global (PT TNG)
Sekda Kota Tangerang, Dadi Budaeri menyatakan, dari ketiga nama kandidat yang sebelumnya sudah dilakukan interview oleh assesor, passing grade tertinggi hanya 60 persen. Nilai ini masih di bawah standar yang telah ditetapkan yakni 70.
“Kita menginginkan di angka minimal 70 persen. Sedangkan dari hasil assesor ternyata tidak ada yang mencapai batas minimal tersebut, paling tinggi hanya 60, masa sih posisi dirut hanya 60 saja,” ujar Dadi ,
Oleh karenanya, Dadi mengungkapkan, dirinya akan melapor kepada walikota sekaligus untuk memberi masukan agar dilakukan seleksi ulang.
“Sampai pada akhirnya ketemu kandidat dengan passing grade yang memenuhi standar mininal-lah, kan anak sekolah saja nilai 60 benar-benar batas biru terendah,” ucapnya.
Namun meski akan mengusulkan untuk dilakukan seleksi ulang, Dadi mengaku belum menyampaikannya kepada walikota.
“Rencananya akan disampaikan pada pekan-pekan ini juga,” ucapnya.
Untuk diketahui, sebelumnya panitia seleksi direktur utama PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG) sudah mengumumkan tiga kandidat yang lolos uji kompetensi. Tiga nama kandidat tersebut lolos setelah bersaing dengan sembilan calon lainnya.
Berdasarkan pengumuman No:05/Timsel PT. TNG/V/2019 tertanggal 20 Mei 2019 mengenai Penetapan Hasil Uji Kompetensi yang dilakukan oleh pansel dan tim asesor SDM Aparatur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kota Tangerang pada tanggal 13-15 Mei 2019, maka peserta yang dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon direksi PT TNG adalah sebagai berikut; Yang pertama Lulu Sugiarto, berikutnya ialah Edi Candra serta selanjutnya yakni Dikna Rahmada. (Dit)


























