Tangerang, Katakota.com- Pemerintah Kota Tangerang membuka peluang bagi investor menara bersama untuk menanamkan modalnya di Kota Tangerang.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang Nana Trisyana saat ditemui seusai mengikuti rapat di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (13/09/2017).
“Dari 987 zona cell-plan microcell yang telah ditetapkan dalam Perwal, baru 153 (seratus lima puluh tiga) zona yang sudah digarap oleh swasta,”ujar Nana.
“Artinya investasi di menara microcell masih terbuka di Kota Tangerang,” terangnya.
Nana juga menyampaikan, kebijakan menara microcell ini memberikan banyak manfaat bagi Kota Tangerang, terlebih di menara microcell sesuai Perwal, wajib dilengkapi dengan lampu penerangan jalan, CCTV serta WiFi yang bisa diakses gratis oleh masyarakat.
“Ini karena memang pakai microcell jadi bentuknya juga enggak terlalu tinggi dan tidak memakan tempat, kurang lebih setinggi tiang PJU,” jelasnya.
Penerapan menara microcell di Kota Tangerang, yang Perwal-nya sudah ditetapkan di tahun 2016 lalu juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota untuk menjadikan Kota Tangerang sebagai Kota Cerdas atau Smart City.
“Ini sejalan dengan visi Wali Kota yang ingin menjadikan Kota Tangerang LIVE sebagai Kota Livable (Layak Huni), Investable (Layak Investasi), Visitable (Layak Kunjung) dan e-City (Smart City),” ujar Nana.
“Nanti CCTV yang terpasang akan kita integrasikan dengan Tangerang Live Room dan kita manfaatkan untuk sistem keamanan kota, termasuk Wifi-nya juga bisa diakses gratis,” tuturnya.
“Belum lagi terkait potensi PAD yang besar dari sektor microcell ini,” imbuhnya.
Oleh karenanya, lanjut Nana pihaknya membuka diri bagi para investor untuk bisa ikut terlibat dalam pengembangan smart city di Kota Tangerang melalui pembangunan menara microcell ini.
“Saat ini baru dua perusahaan yang sudah tanda tangan perjanjian kerjasama sewa menyewa tanah untuk pembangunan microcell”
“Semakin banyak akan semakin bagus karena nanti akan makin banyak hotspot gratis serta CCTV yang bisa dimanfaatkan untuk membantu menjaga keamanan kota,” paparnya.
Nana juga menerangkan, bahwa pembangunan menara microcell yang dilengkapi dengan penerangan jalan, WiFi dan CCTV tersebut murni dibiayai oleh pihak swasta.
“Pemkot hanya memfasilitasi dari sisi aturannya,” tukasnya.(ACW)



























