Pengembangan Listrik dari Arus Air Laut Dilirik PLN

10
Petugas PLN (Persero) Distribusi Jakarta & Tangerang saat melayani sambungan warga di daerah Gondrong, Cipondoh, Tangerang, Banten, Rabu (17/2). Penjualan listrik Januari 2016 untuk PLN Holding tumbuh 7,54% dibanding Januari 2015. KataKota/Fajrin

Jakarta, Katakota.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menekankan agar pembangunan sektor kelistrikan berbasis EBT arus air laut digenjot terus. Ia menargetkan mampu membangun pembangkit listrik berkapasitas sekitar 3 ribu MW dari EBT.

Oleh karena itu, kini PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN mengaku tertarik mengembangkan sektor kelistrikan berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) yang memanfaatkan energi dari arus air laut.

Menurutnya, tarif listrik yang dihasilkan bisa hanya US$0,0718 per kWh atau jauh lebih rendah dibandingkan tarif listrik energi fosil yang masih di kisaran US$17 per kWh.

“Saya juga terkejut dengan harganya. Iya (kompetitif sekali),” ujar Direktur Pengadaan Strategis PLN Nicke Widyawati, Rabu (13/9).

Berdasarkan kajian tersebut, Nicke, dikutip dari cnnindonesia, menyatakan PLN siap mengecek dan bila memungkinkan ikut menerapkannya juga. Namun, Nicke masih enggan berbagi proyeksi lebih jauh.

Penerapan itu juga bisa memberikan sumber energi baru bagi pengadaan listrik guna mengejar target 35 ribu megawatt (MW) seusai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Nicke menyakini, tarif listrik rendah itu bisa membuat seluruh masyarakat dijangkau oleh listrik, sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat juga.

Penulis     : Roy

Editor       : Q

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.