Penyelundupan 1.005 Butir Ekstasi di Gagalkan Polda Banten

60
ilustrasi

Serang, Katakota.com – Petugas Satuan Reserse Narkoba Polda Banten berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 2 kilogram (kg) dari Sumatera dengan tujuan Rawamangun, Jakarta Timur.

Direktur Satuan Reserse Narkoba Polda Banten Kombes Pol Miyanto, pada saat melakukan konferensi pers di Mapolda Banten, Senin (11/1) menjelaskan, pada Minggu (10/1) malam, sekitar pukul 20.00 WIB, anggota Satuan Narkoba Polda Banten langsung melakukan penggeledahan terhadap bus yang dikemudikan sopir, Mismar (45). Saat penggeledahan, Mismar, sopir yang merangkap sebagai kurir narkoba ini mencoba mengelabui petugas dengan cara menyembunyikan barang haram tersebut di bagian dinding toilet yang ditutup dengan logam dan sejumlah baut.

 

Terbongkarnya jaringan peredaran narkoba antar pulau ini merupakan hasil dari pengembangan penyelidikan yang dilakukan Polda Banten terhadap kasus sebelumnya. Bukan hanya itu, Polda Banten juga berhasil menyita narkoba berupa pil ekstasi sebanyak 1.005 butir yang juga diselundupkan dari Sumatera ke Jakarta.

 

“Petugas kami di lapangan menemukan baut yang agak longgar pada dinding toilet. Petugas kemudian memerintahkan sopir untuk membuka bagian tersebut. Setelah dibuka, petugas mendapati narkoba yang sudah dibungkus rapi dengan menggunakan kemasan plastik teh Cina. Menurut keterangan tersangka, barang ini akan dibawa ke Rawamangun, Jakarta dan Bogor. Di sana sudah ada pihak yang menunggu untuk mengambil barang tersebut,” ujar Direktur Satuan Reserse Narkoba Polda Banten Kombes pol Miyanto.

Pelaku yang bertindak sebagai kurir, mendapatkan upah sebesar Rp10 juta setiap kali antar barang haram tersebut. “Sabu ini merupakan barang asli dari Medan. Sementara tersangka Mismar bertindak sebagai kurir narkoba. Kami tidak yakin pelaku melakukan hal ini hanya sekali atau dua kali saja,” ujar Kombes Pol Miyanto di dampingi Kasubdit II Satuan Reserse Narkoba Polda Banten AKBP Irwansyah.

Sementara itu, pelaku Mismar mengaku nekat menyelundupkan barang haram tersebut karena terdesak kebutuhan ekonomi untuk membiayai anaknya sekolah. Mismar mengatakan, dirinya tidak mengenal orang yang memintanya untuk mengantar barang tersebut. (brt1/eq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.