PKS nilai Pengadangan Anies Munculkan Citra Jokowi Tak Siap Bersaing

5
PKS nilai Pengadangan Anies Munculkan Citra Jokowi Tak Siap Bersaing
PKS nilai Pengadangan Anies Munculkan Citra Jokowi Tak Siap Bersaing

Jakarta, Katakota.com — Wasekjen DPP PKS Mardani Ali Sera menilai, pengadangan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat penyerahan piala Presiden kepada Persija akan merugikan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, pengadangan Anies oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) akan menimbulkan kesan Presiden Jokowi takut berkompetisi di Pemilu Serentak 2019.

Nama Anies disebut-sebut bakal jadi pesaing berat Jokowi andai Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto batal maju sebagai calon presiden menurut hasil survei Indo Barometer.

“Memunculkan citra pak Jokowi tidak ingin disaingi. Tidak siap berkompetisi,” kata Mardani saat dihubungi, Senin (19/2).

Mardani mengingatkan Jokowi bahwa kejadian pengadangan Anies akan berdampak besar terhadap citranya baik sebagai presiden atau calon presiden. Dia pun mengungkit kembali saat Jokowi didampingi oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama memberikan piala kepada pemenang kompetisi yang sama pada 2015 lalu.

“Sebagai Presiden yang sangat memperhatikan pencitraan, kesalahan kecil berdampak besar. Akibatnya sekarang jadi viral dan sangat merugikan Pak Jokowi,” tegasnya.

Terlebih, menurut Mardani, sejauh ini Jokowi terkenal luwes dalam hal protokoler presiden di berbagai kegiatan. Jokowi seringkali menyapa warga atau melayani wawancara awak media tanpa harus mendapat pengamanan ketat.

“Selama ini Pak Jokowi sangat lentur dalam hal protokoler. Media biasa wawancara langsung. Sering mendadak berhenti di Masjid atau tempat tertentu,” ujar Mardani.

Atas insiden ini, Mardani berpesan agar Anies tetap lapang dada dan fokus mengurus Jakarta. “Buat Mas Anies, kita kuat citra lapang dada dan fokus kerja,” tandas dia.

Diketahui, beredar video di mana Anies tidak bisa turut mendampingi Presiden kowi untuk menyerahkan Piala Presiden kepada Persija. Bahkan, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu dihalangi oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat akan menyusul ke lapangan.

Sumber   : Merdeka

Uploader  : Cecep R.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.