Program Ketahanan pangan, ratusan ribu bibit tanaman disebar ke masyarakat

4

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) terus gencar melakukan program percepatan ketahanan pangan di tengah pandemik.

Kabid Keanekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Kota Tangerang, Mamet Indiarto mengatakan, salah satu program ketahanan pangan di tengah pandemi dengan gencar melakukan sosialisasi kepada sejumlah Kelompok Wanita Tani (KWT), kampung tematik agar bisa menanam tanaman produktif dan memanfaatkan area-area terbuka atau lahan tidur untuk dialihfungsikan menjadi produktif.

“Kami memberikan 380 ribu bibit tanaman produktif ke masing-masing KWT, kecamatan dan kelurahan. Sehingga nantinya bisa disalurkan kepada warga yang terdampak Covid 19 ini,” katanya.

Dikatakan Mamet,  tanaman yang didistribusikan ke warga berasal dari beberapa KWT yang ada di Kota Tangerang. Seperti salah satunya KWT Melati Putih yang sudah mendistribusikan 3000 bibit kepada warga di Pondok Bahar, KWT Anthurium, SMKN 2 Tangerang yang sudah mencapai 25 ribu polybag dan beberapa KWT atau instansi pemerintah yang sudah memberikan bibit tanaman produktif kepada warga yang terdampak Covid 19.

“Kita berharap, melalui program pangan ini, bisa mengurangi beban belanja harian warga dan bisa menikmati panen sendiri, atau bisa menambah pemasukan uang belanja,” katanya

Program ketahanan pangan dijalankan oleh KWT Anthurium dengan turut mengajak warga memanfaatkan pekarangan.

Upaya itu untuk memenuhi kebutuhan pangan di RT 06/ RW 03, Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci dengan secara mandiri menanam tanaman produktif di halaman rumah.

Ketua KWT Anthurium, Yulia Darmawan mengatakan sebanyak 60 kepala keluarga di lingkungannya memanfaatkan lahan pekarangan untuk bercocok tanam sayuran dan budidaya dalam ember, baik dikonsumsi sendiri atau dijual guna menambah perekonomian keluarga.

“Alhamdulillah, KWT Anthurium sudah tersedia Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) baik dari hasil KWT maupun warga sekitar. Bahkan, kami para anggota KWT juga mengolah hasil panen menjadi makanan siap saji dan siap dijual,” kata dia.(dit).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.