Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar perlombaan inovasi kampung tematik. Kegiatan ini dalam rangka menyambut HUT Kota Tangerang ke 29.
Kordinator bidang pengelolaan data perencanaan, penelitian dan pengembangan pada Bappeda Kota Tangerang Euis Nurlaila mengatakan, lomba inovasi kampung tematik ke 3 diikuti oleh 25 peserta dari 5 kecamatan. Dari 25 peserta telah dilakukan penilaian dengan mengacu kepada indikator indeks inovasi daerah. “Sebanyak 14 kampung tematik masuk ke tahap presentasi,” ujarnya.
Euis menjelaskan, lomba bertujuan menumbuhkan inovasi baru pada kampung tematik berupa inovasi lingkungan, penataan kawasan dan lainnya. Inovasi dapat berupa penyediaan perpustakaan keliling, bank sampah, fasilitas kuliner, produk UMKM dan lainnya.
“Lomba ini untuk mengapresiasi warga yang terus bersemangat mengembangkan kampung tematik meski dalam kondisi pandemi Covid-19,” ujarnya.
Ada pun ke empat belas kampung tematik yakni kategori utama kampung Inovasi Cimone, kampung Grenpul Gerendeng, kampung Kunyit Cimone Jaya dan Kampung Urang Baraya Pabuaran Tumpeng.
Untuk kategori Madya ada kampung ATM Kelurahan Gondrong, kampung Mangga Poris Plawad, Kampung Pinkli Pasar Baru, dan kampung Darling Sudimara Jaya Kecamatan Ciledug.
Kemudian kategori pratama ada kampung Danau Kalpataru Kelurahan Poris Plawad Indah, kampung Lorong Anggur Nusa Jaya,kampung Pendora Karang Anyar, kampung pink Kelurahan Tanah Tinggi, dan kampung jeli mewakili Nambo Jaya
Pengelola Kampung Inovasi Cimone, Suherman mengatakan, dalam lomba inovasi kampung tematik pihaknya menyampaikan latar belakang, tujuan, manfaat,struktur, aktivitas dan keunikan kampung tematik.
“Tentunya kegiatan utama di kampung kami menjaga lingkungan sesuai dengan PHBS secara berkelanjutan, termasuk juga dalam upaya pencegahan Covid-19 seperti wawaran, lumbung pangan, membentuk kampung SiGacor dan lainnya,”ungkapnya.(dit)



























