Wisuda UPH 2019: Hasilkan Lulusan yang Mahir Menghadapi Era Industri 4.0

30

Tangerang, Katakota.com — Universitas Pelita Harapan (UPH) mengadakan upacara wisuda, yang meluluskan 1.602 wisudawan dari jenjang S1, S2, maupun S3. Upacara ini dihadiri oleh Dr. Ir. Illah Sailah, M.S., Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III DKI Jakarta, yang menyempatkan diri untuk membagikan pesan kepada para lulusan dan berpesan pada mereka agar menjadi profesional yang selalu mengikuti perkembangan zaman. Karawaci, Kamis (20/6).

“Untuk menghadapi era industri 4.0, yang terpenting bukan lagi belajar hafalan. Soft skill yang dimiliki mahasiswa jauh lebih penting guna diterima di masyarakat. Untuk mentransformasi sekitar, yang dibutuhkan bukan hanya pengetahuan, tetapi soft skill,” kata Dr. Ir. Illah Sailah, M.S.,

Soft skill yang dimaksud mencakup kemampuan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi secara cepat di dunia saat ini. Dalam kata sambutannya, Illah menjelaskan bahwa generasi lulusan adalah generasi yang volatile, atau yang berganti-ganti secara sangat cepat, dari dunia digital, kepada dunia artificial intelligence serta big data.

Lulusan universitas yang baik harus dapat memiliki kreatifitas untuk menggunakan sarana-sarana ini untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Otomatis, sistem pembelajaran di perguruan tinggi pun harus berubah – fokusnya bukan pada ilmu teori, tetapi pada fleksibilitas mahasiswa.

Sebagai universitas yang telah banyak berkontribusi dalam skala nasional, UPH sudah menerapkan sistem pembelajaran baru ini dalam kurikulumnya. Penekanan pembelajaran yang holistis membekali lulusan UPH untuk memimpin generasi baru di kemudian hari.

Meresponi Dr. Illah, Rektor UPH Dr. (Hon) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc. bersyukur karena UPH selalu didukung oleh pemerintah dan juga telah diakui 100% taat asas. Hal ini juga ditegaskan Dr. Illah dalam sambutannya. Dukungan pemerintah terhadap UPH ini telah nyata ditunjukkan dalam beragam kegiatan UPH. Salah satunya hadir Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. – Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi Republik Indonesia didampingi Prof. Dr. Ismunandar, Dirjen Belmawa (Pembelajaran dan Kemahasiswaan) Ristek Dikti; yang menjadi Keynote Speaker dalam Seminar Nasional ke-3 Sains, Rekayasa, dan Teknologi (SNSRT) pada 26-27 Juni 2019 di UPH Kampus Lippo Village. Seminar SNSRT ini mengambil tema ‘Tantangan dan Peluang Ketahanan Pangan, Kesehatan, dan Mitigasi Kebencanaan di Era Industri 4.0’.

UPH mengucapkan selamat kepada para lulusan, dan diharapkan pembekalan yang telah diberikan institusi ini tidak menghasilkan orang-orang yang terengah-engah dalam menghadapi perubahan, melainkan menghasilkan pemeran-pemeran penting dalam transformasi negara.

Penulis : Roy Maulana
Editor : Eky Fajrin

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.