Tangerang, Katakota.Com — Universitas Pelita Harapan (UPH) Kampus Lippo Village melantik 896 lulusan dalam upacara Wisuda UPH XXXIV di Grand Chapel UPH, Karawaci, Tangerang, (24/11). Winisuda terdiri dari 40 program Diploma 4; 574 program Sarjana (S1); 279 program Magister (S2); dan 5 program Doktor Hukum. Total lulusan UPH hingga saat ini lebih dari 29.000, terserap di berbagai bidang profesi dan usaha di indonesia dan luar negeri.
Rektor UPH, Dr. (Hon) Jonathan L. Parapak, M.Eng. Sc, dalam keterangan tertulis menjelaskan UPH sudah mengantisipasi para lulusannya untuk memasuki era industri 4.0 melalui bahan pembelajaran dan kerjasama dengan industri.
”Tahun ini UPH melaksanakan konsolidasi untuk meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat institusi dengan penyatuan UPH Lippo Village, UPH Surabaya, UPH Medan, dan Sekolah Tinggi Pariwisata Pelita Harapan (STPPH), menjadi satu universitas. Dengan konsolidasi ini UPH semakin siap menghadapi era digital dan era industri 4.0,” jelas Rektor UPH.
Diantara Winisuda kali ini, terdapat 9 mahasiswa program Double Degree yaitu untuk program Matematika dan Manajemen dengan meraih gelar S. Si., dan S.E ; Program Sistem Informasi dan Akuntansi dengan meraih gelar S. Si., dan S.E; serta program Matematika dan Teknik Informatika meraih gelar S. Si., dan S.Inf. Program double degree ini dibuka untuk mahasiswa yang berminat mendalami bidang-bidang keilmuan yang dapat saling melengkapi dan menambah kompetensi untuk profesi tertentu.
Untuk mengantisipasi era industri 4.0, UPH mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pendidikan, diantaranya melalui pelatihan oleh tim edutech internal dan juga dengan pakar dari luar.
Selain itu, ia melanjutkan UPH juga terus memperluas kerja sama dengan beragam industri. Diantaranya baru saja dilakukan oleh Prodi Ilmu Komunikasi UPH penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) dengan 20 perusahaan.

Pada kesempatan yang sama, pendiri Lippo Group Mochtar Riyadi menuturkan kepada para wisudawan pentingnya moral dalam setiap profesi. Karena dengan moral kita akan mampu meraih prestasi yang terbaik, namun tanpa moral sama saja kita menjadi manusia jahat.
“Kemampuan yang kalian dapat dari UPH, harus dimanfaatkan dengan menggunakan moral sehingga dapat bermanfaat untuk masyarakat dan bangsa, “Jelas Mochtar.
Ia juga memberikan cerita perjalanan hidupnya sebagai orang bankir yang mengawali karirnya dari bank kecil dan kemudian membesarkannya. Sejumlah bank yang pernah ia besarkan diantaranya mulai dari bank Buana, Panin bank, Bank BCA dan Lippo bank. Semua berawal dari bank kecil hingga menjadi besar, dilakukan dengan prinsip menjaga moral dan meringankan beban nasabah.
“Prinsipnya pelayanan, yaitu saya jalankan bagaimana agar bisa meringankan beban nasabah, itu prinsip moral, ” Katanya dihadapan ratusan Winisuda.
Sebagai informasi, dalam wisuda kali ini dihadiri Kapolda Bali, Irjen (Pol) Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M., dimana putrinya yaitu Christy Fredrika Golose dari Fakultas Hukum, turut dilantik dalam wisuda XXXIV UPH. Selain itu turut juga hadir perwakilan dari Sekretaris LLDIKTI (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi WiIayah III, Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T.
Christy Fredrika Golose mengungkapkan kebahagiannya sebagai wisudawan yang telah berhasil lulus, sebagai jurusan hukum usai lulus ingin langsung terjun ke dunia kerja.
“Senang dan lega akhirnya lulus, setelah ini saya ingin bekerja, “Ujar Christy Fredrika Golose.
Senada, Andhika Nugraha mahasiswa jurusan ekonomi juga berharap usai lulus akan bisa langsung bekerja, dengan kemampuan yang dimilikinya ia yakin mendapatkan tempat di dunia kerja.
“Saya optimis, ini pintu gerbang menuju kesuksesan, seperti yang tadi disampaikan pak Mochtar, bahwa moral menjadi salah satu prinsip yang harus dipegang, “Pungkasnya.
Penulis: Eky F.
Editor: E. Fajrin
Uploader: Cecep R.


























