Warga Galeong Persoalkan Tanah Wakaf

149
lebaran

Tangerang, KataKota – Ratusan orang warga Galeong  RT 02/07, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang melakukan aksi unjuk rasa di depan Yayasan Pendidikan Islam Darul Amal, yang berada di jalan Galeong No.39, Margasari.

Dalam aksinya mereka menuntut pihak yayasan mengembalikan fungsi lahan sesuai hak wakaf makam warga, yang saat ini dianggap telah beralih fungsi.

Muhidin, cucu dari pemilik lahan yang diwakafkan, mengatakan bahwa hukum harus ditegakan, jangan sampai ada intervensi didalamnya. “Kami menuntut dikembalikan hak tanah wakaf  warga Kampung Galeong,” ucap Muhidin.

Tidak hanya melakukan aksi di depan yayasan, para peserta aksi melanjutkan aksi di kantor kelurahan Margasari dengan berjalan kaki. Massa sempat berorasi didepan kantor kelurahan yang dijaga ketat SatpolPP juga aparat kepolisian.

Dalam aksinya itu, peserta aksi meneriakan bahwa ahli waris tidak pernah mewakafkan kepada siapapun. Dan tanah itu hanya untuk makam, buukan untuk sarana pendidikan.

“Puluhan tahun warga galeong tidak pernah ikut dilibatkan dalam hal itu,” teriak Iwan Kurniawan, salah seorang peserta aksi, Senin (31/7).

Ditemui dilokasi, Lurah Margasari A. Juharto mengatakan bahwa pihaknya sudah sempat melakukan tiga kali mediasi, namun tidak menemukan titik temu. “Karena selaku tidak ada hasil, kami hanya menyilahkan pihak-pihak terkait untuk menempuh mekanisme hukum. Karena kasus ini terjadi sebelum adanya pemekaran wilayah, dimana dulu masih wilayah Bugel,” ungkapnya.

Dia menyebutkan bahwa lahan yang luasnya sekitar 4500m itu saat ini berdiri bangunan sarana pendidikan dan juga area makam. Berdasarkan informasi yang diterima, bahwa pada tahub 1988 silam telah terjadi ikrar antara keduabelahpihak.

Aksi yang berlangsung damai ini sempat berkeliling di kawasan Margasari, yang kemudian dilanjutkan dengan
ke Polres Metro Tangerang Kota untuk mediasi dengan pihak yayasan. (Q/Kk)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.